Pasar Murah Penutupan TMMD Wonosari Kendal, Sembako Ludes Diserbu Warga

  • 13 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Pasar Murah yang digelar dalam rangka penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, langsung diserbu warga. Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula pasir yang dijual dengan harga lebih murah cepat habis dibeli masyarakat, Kamis, 13 Agustus 2026.

Pasar Murah tersebut berlangsung di lapangan Desa Wonosari dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah, TNI, Polri, perbankan, dan pihak swasta. Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga dapat membeli produk UMKM lokal dan pakaian dengan harga terjangkau.

Antusiasme warga terlihat sejak pasar murah dibuka. Sejumlah stan yang menyediakan bahan kebutuhan sehari-hari langsung didatangi masyarakat yang ingin mendapatkan barang dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

Salah seorang warga Desa Wonosari, Nisa, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia membeli minyak goreng, gula pasir, dan beras karena harganya dinilai lebih murah.

“Saya beli sembako harganya murah. Kalau bisa, Pasar Murah sering diadakan,” ujarnya.

Menurut Nisa, kegiatan semacam ini cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ia berharap pasar murah dapat digelar secara berkala, terutama ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Salah satu stan yang paling cepat menghabiskan dagangannya adalah stan Kodim 0715/Kendal. Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 36 Kodim 0715 Kendal menyediakan 50 paket sembako yang berisi gula pasir, minyak goreng, dan mi instan.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 36 Kodim 0715 Kendal, Ika Ade Sohali, mengatakan paket sembako senilai Rp45 ribu dijual murah, hanya Rp30 ribu. “Alhamdulillah lima puluh paket sudah habis,” ujarnya.

Pasar Murah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penutupan TMMD di Desa Wonosari. Selain menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan juga menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan dan menjual produknya kepada masyarakat.

Sementara itu, program TMMD di Desa Wonosari juga menghasilkan pembangunan infrastruktur berupa jalan beton sepanjang 650 meter. Jalan tersebut dibangun untuk menghubungkan wilayah dusun yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.

Meskipun pembangunan jalan beton belum seluruhnya selesai, keberadaan akses yang telah dibangun dinilai mulai mengurangi kesulitan warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Jalan tersebut diharapkan semakin mendukung mobilitas masyarakat, termasuk untuk kegiatan ekonomi dan aktivitas sosial. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....