Dekopinda Kendal Tekankan Koperasi Lakukan Mitigasi Risiko
- 07 Jul 2026 16:29 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Koperasi harus bisa melakukan mitigasi agar terhindar dari kerugian atau utang yang macet. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kendal, Haji Tardi, saat Sarasehan dan Temu Usaha Koperasi yang digelar di Gedung Dekopinda Kendal, Selasa 7 Juli 2026.
Sarasehan diisi dengan Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan Mitigasi Risiko Tatakelola Koperasi. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi yang bisa mengetahui data anggota yang terkait dengan pinjaman di lembaga lain, termasuk pinjaman online.
Tardi mengatakan, dengan mitigasi, maka koperasi bisa mengetahui lebih awal, data anggota, khususnya data keuangan. Dalam hal ini, apakah anggota itu punya pinjaman di lembaga lain. "Dengan mitigasi, maka koperasi bisa mengurangi risiko kerugian, karena mengetahui data anggota yang bermasalah dengan kredit macet," ujarnya.
Dikatakan, di era digital sekarang ini, masyarakat bisa mencari pinjaman online dengan mudah. Oleh karena itu, dengan pelatihan ini, koperasi bisa mengetahui anggota yang punya pinjaman di lembaga lain yang macet. "Dengan mengetahui anggota yang bermasalah kredit macet, sehingga menjadi pertimbangan untuk memberikan pinjaman," jelesnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kendal, Jumaiyah mengatakan, peningkatan mitigasi risiko tatakelola koperasi merupakan langkah pencegahan untuk melindungi aset dan memastikan aturan berjalan dengan baik. Hal ini penting, karena koperasi itu milik bersama, sehingga rentan terhadap masalah keuangan dan kecurangan, jika tidak diawasi dengan ketat.
"Potensi kecurangan, biasanya karena kurangnya aturan yang transparan dan sistem pengawasan yang lemah, sehingga dana anggota rentan disalahgunakan," katanya. Di Kabupaten Kendal terdapat 942 koperasi yang terdiri 597 koperasi aktif dan 345 koperasi tidak aktif.
Pihak Dinas Koperasi selalu melakukan pembinaan dan melakukan pemeriksaan kesehatan koperasi. Sebagian besar koperasi di Kabupaten Kendal sudah berjalan dengan baik, sesuai aturan dan sebagian besar dalam kondisi sehat.
"Untuk koperasi yang dalam pengawasan, terus dilakukan pembinaan dan pendampingan bekerja sama dengan Dekopinda Kendal," pangkasnya. (FR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....