Dinkesda Kendal Gencar Lakukan Tracing Penderita TBC

  • 17 Jun 2026 00:33 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kendal terus melakukan melakukan tracing atau pencarian penderita penyakit TBC untuk disembuhkan. Tracing dilakukan agar penderita TBC bisa disembuhkan dan tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain.

Data dari Dinas Kesehatan Daerah Kendal, jumlah penderita TBC di Kabupaten Kendal pada tahun 2025 lalu mencapai 2.367 orang. Sementara di tahun 2026 ini sudah ditemukan penderita TBC mencapai 440 orang.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Dinkesda Kendal, Anita Dianawati mengatakan, upaya yang dilakukan untuk mengatasi TBC adalah melakukan kegiatan cek kesehatan gratis. Selanjutnya, bila ditemukan penderita TBC, segera diobati sampai sembuh, sehingga tidak menularkan ke orang lain.

"Cek kesehatan gratis ini untuk menemukan kasus TBC secara dini. Biar segera diketahui penyakitnya untuk dilakukan pengobatan," katanya.

Anita mengatakan, edukasi masyarakat terhadap pencegahan TBC pun terus dilakukan. Masyarakat diminta, jika ada anggota keluarga atau tetangga yang batuk mengarah gejala TBC, yaitu batuk selama tiga minggu, maka harus segera cek kesehatan ke puskesmas terdekat.

"Segera cek kesehatan ke puskesmas untuk mengetahui positif atau negatif terhadap penyakit TBC," ujarnya. Di sisi lain, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Yuni Rahayuningtyas menyampaikan, Indonesia menempati peringkat kedua kasus TBC di dunia setelah India.

Kasus TBC di Jawa Tengah pun tergolong tinggi, sehingga penanganan TBC harus lebih optimal. "Dinkes Jateng berusaha menemukan sebanyak-banyaknya, dengan melakukan skrining atau pemeriksaan, sehingga bisa terdeteksi. Kemudian langkah intervensi atau pengobatan sampai sembuh," jelasnya.

Menurut dia, Pemerintah Daerah Kendal juga telah menetapkan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2025 sebagai strategi kerja nyata penanganan TBC. Salah satunya dengan menggencarkan kampanye Temukan, Obati Sampai Sembuh (TOSS TB). (FR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....