Pemkab Purworejo Bidik Pariwisata dan Infrastruktur Jadi Penggerak Ekonomi 2027
- 05 Jun 2026 12:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Purworejo menargetkan sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah pada 2027. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 Wilayah Pengembangan Keburejo dan Gelangmanggung yang digelar di Pendopo Pangayoman Temanggung, Rabu, 3 Juni 2026.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, mengatakan arah pembangunan Kabupaten Purworejo tahun 2027 telah disusun selaras dengan program pembangunan Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat. Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Tema pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2027 adalah 'Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah'. Ini selaras dengan fokus Jawa Tengah pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," ujarnya.
Rembug pembangunan tersebut diikuti Kabupaten Kebumen, Purworejo, Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang. Kegiatan bertema “Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi” ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam forum tersebut, Pemkab Purworejo mengajukan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang dinilai dapat mendukung pengembangan pariwisata dan konektivitas wilayah. Salah satunya pembangunan ruas jalan menuju kawasan wisata pantai yang menjadi destinasi unggulan daerah.
"Saya ijin menyampaikan usulan untuk ruas jalan pariwisata. Antara lain jalan pariwisata ke Pantai Roro Inten sepanjang 2,5 km, dan jalan pariwisata ke Pantai Ketawang sepanjang 2 km untuk mendukung event festival tahunan layang-layang skala internasional," ujar Bupati.
Selain sektor pariwisata, bidang pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Purworejo mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Bruno sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurut Bupati, lahan seluas empat hektare telah disiapkan untuk mendukung rencana pembangunan sekolah tersebut. Keberadaan SMA baru diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus membantu mengurangi kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Melalui forum rembug pembangunan tersebut, Pemkab Purworejo berharap program pembangunan daerah dapat terintegrasi dengan kebijakan pemerintah provinsi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan pariwisata, memperkuat konektivitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....