Tak Semuanya Perempuan, PKK Kabupaten Berdayakan Laki-laki Jadi Pengurus PKK

  • 10 Mei 2026 17:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal ternyata tidak semuanya perempuan. Ada juga laki-laki yang menjadi pengurus di beberapa kelompok kerja atau Pokja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Niken Larasati mengatakan, pengurus PKK tidak harus perempuan, tapi lelaki juga ada. Pasalnya, ada bidang-bidang kerja yang membutuhkan keahlian, seperti di Pojok 1 dan Pokja 3.

"Pelibatan pengurus laki-laki ini, karena untuk pemberdayaan kader-kader yang ada di Kendal, sehingga tidak perlu mengundang dari luar," ujarnya. Contohnya, di Pokja 1 ada program pencegahan narkoba, sehingga mengambil kader dari BNN.

Di Pokja 3, ada program yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sehingga membutuhkan ahli dalam ketahanan pangan dan ahli dalam tataboga. Sapto Nugroho, pengurus di Pokja 1 mengatakan, dirinya ditugaskan kantornya, yaitu BNN Kendal, untuk menjalin kerjasama dalam pencegahan narkoba.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengoptimalkan sosialisasi bahaya narkoba di masyarakat. "Kesempatan ini untuk memperluas jejaring kerja sama BNN dengan PKK," katanya.

Yusuf Pradana, pengurus di Pokja 3 mengatakan, di Pojok 3 ada program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sisi sandang, pangan dan tatalaksana rumah tangga. Khususnya program pangan, terkait dengan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

"Di sini kami bisa memberikan informasi terkait dengan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Jadi, mengolah berbagai jenis makanan untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga," jelasnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....