Lima Warga Desa Karangmulyo Positif DB, Dinkesda Kendal Lakukan Fogging
- 09 Mei 2026 15:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Lima warga RT 3 RW 2 Desa Karangmulyo Kecamatan Pegandon, Kendal positif terkena Demam Berdarah (DB). Sebagai antisipasi agar korban tidak bertambah, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kendal menurunkan tim fogging di wilayah tersebut pada Jumat 8 Mei 2026.
Kepala Dusun (Kadus) Karangjoho II, Fajar menuturkan, dalam satu bulan terakhir ini, terjadi lima kasus DB di wilayah RT 3 tersebut, semuanya anak-anak. Kelima anak tersebut menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari. "Saat ini kelima anak tersebut sudah selesai menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.
Penanggung Jawab Klaster IV Puskesmas Pegandon, yakni Klaster Penanganan Penyakit Menular, Aries Khozin mengatakan, fogging dilakukan karena ada permintaan dari warga, terkait lima kasus DB yang terjadi. Hasil diagnosis, kelima kasus tersebut semuanya positif demam dengue (DD), yakni tingkatan paling ringan dari penyakit demam berdarah.
"Penyakit ini memang ada tiga tingkatan. Pertama demam dengue (DD), lalu demam berdarah dengue (DBD), dan dengue shock syndrome (DSS). Gejala awalnya sama, yakni demam tinggi," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkesda Kendal, Agustinus Bambang Setyawan membenarkan adanya kasus demam dengue di Desa Karangmulyo. Setelah mendapat laporan adanya kasus DD, pihaknya langsung melakukan langkah sesuai dengan SOP, termasuk penyelidikan epidemiologi. "Hasilnya memang positif DD," ujarnya.
Bambang mengatakan, perubahan cuaca saat ini yang sering berubah-ubah dari panas terik kemudian tiba-tiba hujan, kasus penyakit seperti DBD berpotensi naik. Karena itu, masyarakat agar lebih waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari jentik nyamuk.
"Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk tidak mati. Karena itu, marilah kita bersama-sama melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN, agar kasus DBD tidak berkembang," ajaknya. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....