Empat Daerah di Pekalongan Raya Siap Bangun PLTS untuk Atasi Sampah

  • 08 Apr 2026 09:59 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Penanganan Sampah Pekalongan Raya
  • Proyek strategis PSEL
  • sistem pengelolaan sampah berbasis energi

RRI.CO.ID, Pekalongan — Pemerintah Kota Pekalongan bersama tiga daerah di wilayah Pekalongan Raya menyatakan kesiapan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) sebagai solusi pengelolaan sampah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pengolahan sampah berbasis energi yang berkelanjutan.

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan komitmen tersebut usai audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta pada Senin, 6 April 2026. “Audiensi kemarin menjadi langkah awal keseriusan empat daerah dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis energi melalui pembangunan PSEL,” ucapnya, Rabu, 8 April 2026.

Empat daerah yang terlibat dalam rencana pembangunan ini yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang. Seluruh daerah telah menyepakati kerja sama dan kini menunggu dukungan dari pemerintah provinsi untuk tahap lanjutan.

Sebelum persetujuan final diberikan, Menteri Lingkungan Hidup dijadwalkan melakukan peninjauan lokasi. Lokasi yang direncanakan berada di wilayah Kota Pekalongan.

“Pembangunan PSEL menjadi langkah penting dan mendesak dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang, tidak hanya mengurangi volume sampah tetapi juga menghasilkan energi listrik,” katanya.

Saat ini, Pemerintah Kota Pekalongan telah mampu menangani sekitar 50 persen persoalan sampah. Namun, capaian tersebut dinilai belum optimal sehingga diperlukan kolaborasi lintas daerah.

Kebutuhan operasional PLTS diperkirakan mencapai sekitar 1.000 ton sampah per hari. Oleh karena itu, sinergi antar daerah menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyambut baik inisiatif Pekalongan Raya. Ia menilai langkah ini sejalan dengan program nasional pengelolaan sampah menjadi energi.

Ia menegaskan usulan pembangunan PLTS akan diajukan kepada Presiden RI. Namun, setiap daerah diminta tetap menerapkan sistem pemilahan sampah dari hulu sebagai kunci keberhasilan program tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....