Perantau Merasa Terbantu dengan Fasilitas Bus Balik Rantau

  • 28 Mar 2026 17:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Layanan bus balik rantau gratis benar-benar sangat membantu para perantau yang kembali ke tempat kerjanya. Hal ini diakui perantau dari Kendal yang akan kembali ke tempat kerjanya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek).

Seperti diakui Sasmuri, warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Patebon, bersama lima keluarganya yang hendak kembali ke tempat kerjanya di Bogor Jawa Barat. Pada masa Lebaran, harga tiket bus umum dari Kendal ke Bogor mencapai Rp 400.000 hingga 500.000 per orang.

"Kalau naik bus umum itu mahal, ongkosnya bisa 400 ribu sampai 500 ribu per orang," ujarnya. Dengan adanya fasilitas bus balik rantau gratis, maka bisa menghemat uang sekitar Rp 2 juta hingga Rp2,5 juta.

Bagi Sasmuri yang kerja serabutan, tentunya biaya tersebut cukup besar dan bisa digunakan untuk kebutuhan lain. "Saya kan berlima orang, jadi sangat membantu bus gratis ini," tandasnya.

Kasino, warga Desa Sidodadi Kecamatan Patean mengatakan, bersama sepuluh keluarga dan kerabatnya akan kembali lagi Ciledug Tangerang Selatan. Ia yang bekerja sebagai kuli bangunan merasa sangat terbantu dengan fasilitas balik rantau gratis.

Apalagi jika naik bus umum, maka per orang harus membayar tiket bus sekitar Rp 500.000 sampai 700.000. "Harapan saya, tiap tahun harus ada fasilitas bus mudik dan balik Lebaran gratis seperti ini," harapnya.

Pemerintah Daerah Kendal pada momen Lebaran tahun ini menyediakan dua bus untuk balik rantau gratis bagi warga Kendal tujuan Jabodetabek. Pemberangkatan dua bus balik rantau dilepas oleh Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari di Alun-alun Kendal pada Sabtu (28/3/2026).

Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari mengatakan, fasilitas dua bus balik rantau gratis ini bekerja sama dengan PT Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Bank Jateng Cabang Kendal. Sedangkan layanan tujuh bus mudik gratis dibiayai APBD Kendal dibantu Baznas Kendal.

"Fasilitas bus mudik gratis ada tujuh bus, tapi untuk bus balik ini hanya dua bus, karena untuk kembali ke Jakarta itu kebanyakan waktunya tidak sama," jelasnya. Pj Sekda Kendal berharap, sesama perantau saling membantu bila ada perantau yang mengalami masalah.

Para perantau juga harus memiliki semangat kerja, agar sukses dan bisa berkontribusi untuk Kabupaten Kendal. "Jaga kekompakan dan kebersamaan dan semangat agar sukses, sehingga bisa membantu saudara-saudara yang di Kendal," harapnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....