Tutup Kajian Ramadan, Plt. Bupati Sukirman Ajak ASN Istiqomah Melayani Masyarakat

  • 13 Mar 2026 13:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pekalongan – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kajian Ramadan 1447 Hijrah, di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Jum’at 13 Maret 2026 pagi.

Plt. Bupati Sukirman menyampaikan momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi seluruh aparatur pemerintah untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjauhi segala larangan-Nya serta memperbanyak amalan kebaikan. Pihaknya juga mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Di penghujung Ramadan ini semoga kita semua terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Sekaligus meningkatkan amalan serta kinerja kita dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Sukirman.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang berakhirnya Ramadan menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Karena ini sudah di ujung Ramadhan, kita berharap semoga diberi keberkahan oleh Allah SWT. Ini masa-masa injury time, sehingga harus kita dorong lagi ibadah kita, tarawih yang mungkin sempat terlewat, tadarus Al-Qur’an, serta meningkatkan solidaritas dan kepedulian kepada fakir miskin,” tambahnya.

Sukirman juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tetap istiqomah dan terus menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Iya berharap kegiatan pengajian semacam ini tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan, tetapi juga dapat terus digelar secara berkala di luar bulan Ramadhan guna memperkuat keimanan serta memperdalam pengetahuan keagamaan bagi seluruh aparatur.

Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, KH Sam’ani Sya’roni menyampaikan bahwa membangun masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau umara, tetapi juga merupakan tugas para ulama.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik atau material, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan spiritual masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pengajian yang dapat menjadi sarana untuk saling mengingatkan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk pembangunan spiritual masyarakat. Melalui pengajian, kita diingatkan kembali tentang kehidupan yang penuh lika-liku dan pentingnya terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Turut hadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, para asisten sekda, jajaran kepala OPD, serta segenap ASN di sekitar kompleks perkantoran Alun-alun Kajen.

Rekomendasi Berita