Kejari dan Dintanpan Rembang Berkolaborasi Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

  • 12 Mar 2026 17:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Perum Bulog, dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang menggelar pasar murah, Kamis, 12 Maret 2026. Dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kejari Rembang ini, ratusan paket kebutuhan pokok habis terjual hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Pasar murah tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Selain penjualan paket sembako dengan harga terjangkau, Kejari Rembang juga membagikan 30 paket sembako gratis kepada warga di sekitar kantor kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Rembang, Jendra Firdaus, mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, meningkatnya permintaan bahan pokok pada periode tersebut sering kali berdampak pada daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

“Melalui pasar murah ini kami ingin membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, menyampaikan sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. Setiap komoditas rata-rata disiapkan sekitar 200 paket untuk masyarakat yang dijual dengan harga di bawah pasaran.

“Beras dijual Rp58 ribu per lima kilogram, gula Rp16 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14 ribu per liter, telur Rp27 ribu per kilogram. Kemudian, bawang merah Rp18 ribu per setengah kilogram, bawang putih Rp13 ribu per setengah kilogram, dan cabai merah Rp10 ribu per setengah kilogram,” jelasnya.

Menurut Ajeng, kolaborasi antara Kejari, Bulog, dan pemerintah daerah tersebut menjadi langkah positif untuk membantu masyarakat. Upaya ini sekaligus diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idulfitri. (Mif)

Rekomendasi Berita