TMMD Sengkuyung Usai, Akses Wisata Cepokokuning Siap Beroperasi

  • 11 Mar 2026 11:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang -Akses transportasi Desa Cepokokuning kini jauh lebih mulus setelah program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Kodim 0736/Batang berakhir. Rampungnya proyek ini membuat mobilitas warga tidak lagi terhambat akibat kondisi jalan yang sebelumnya hanya berupa makadam tanah.

Infrastruktur ini menjadi kunci penting bagi warga setempat, terutama dalam menghubungkan antar dukuh dan RT.Bahkan jalan beton tersebut menjadi jalur utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke wisata air Kali Lojahan dan wisata religi Mbah Gerot, khususnya saat lonjakan pengunjung di masa libur Lebaran nanti.

Dandim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo menyampaikan dengan selesainya program TMMD ini secara struktur fondasi menjadi lebih kokoh karena yang semula hanya jalan makadam tanah, kini diperbaiki menjadi berbahan dasar beton.

"Selama 40 hari TNI/Polri bersama masyarakat setempat berhasil membangun jalan rabat beton sepanjang 387 meter, lebar 3 meter, tebal 12 sentimeter. Talud 130 meter, lebar 30 sentimeter, tinggi 1 meter over prestasi rabat beton panjang 25 meter, lebar 3 meter, tinggi 5 sentimeter serta gorong-gorong panjang 4 meter dan lebar 80 sentimeter," terangnya saat meninjau lokasi di Jalan Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, Rabu 11 Maret 2026.

Keberhasilan program ini juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya pelajar yang makin mudah menuju sekolah. "Anak-anak kita lebih cepat sampai ke sekolah karena jalannya sekarang makin baik," tegasnya.

Selain itu, Menurutnya, pelayan non fisik turut menjadi fokus anggota Kodim Batang bersinergi bersama lintas sektor, di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan Kamtibmas, bahaya narkoba, budidaya ikan nila hingga penanaman sayuran untuk meningkatkan perekonomian warga.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono berharap infrastruktur yang telah selesai dibangun ini dimanfaatkan secara baik. Masyarakat diminta untuk merawat agar memiliki daya tahan lebih lama.

"Masyarakat harus berterima kasih kepada TNI bersama seluruh komponen warga yang membantu selama proses pengerjaannya. Masyarakat setempat juga harus merawat secara mandiri agar jalan yang sudah baik ini bisa tahan lama," ujarnya

Kepala Desa Cepokokuning, Maryadi bersyukur infrastruktur jalan penghubung desa selesai dibangun dan segera dapat dimanfaatkan untuk memudahkan aktivitas sosial maupun perekonomian. "Terima kasih kepada Kodim Batang bersama Pemkab yang membangun jalan desa, masyarakat sekarang makin mudah melintas antar dukuh atau RT," ucapnya.

Secara ekonomi maupun pariwisata, jalan tersebut akan langsung terasa kemanfaatannya karena memudahkan akses wisatawan berziarah ke Makam Mbah Gerot maupun wisat air. "Lebaran nanti wisatawan bisa makin mudah untuk menuju destinasi wisata Kali Lojahan, artinya perputaran roda perekonomian desa makin membaik," tandasnya.

Rekomendasi Berita