Seribu Penari Babalu Siap Pecahkan Rekor MURI di Perayaan HUT ke-60 Batang

  • 09 Mar 2026 12:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan pagelaran tari Babalu massal yang melibatkan 1.000 peserta untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, mengatakan pagelaran tari Babalu massal ini merupakan program pemerintah daerah untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah. Selain itu, juga untuk memperkenalkan tarian khas Batang kepada masyarakat luas.

Event rekor MURI tari Babalu oleh 1.000 peserta ini sangat positif. Akan makin mengenalkan tarian khas Batang kepada masyarakat dan generasi muda,” ujar Bambang, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Dracik Kampus Proyonanggan Selatan pada Jumat, 10 April 2026. Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari pelajar SMP dan Aparatur Sipil Negara akan menampilkan tari Babalu secara massal.

Menurut Bambang, Hari Jadi Kabupaten Batang tahun ini juga akan semakin istimewa karena pemerintah daerah berencana mengundang Raja Keraton Kesultanan Yogyakarta sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. “Rencananya Pemkab akan mengundang Ngarso Dalem sebagai tamu spesial untuk menyaksikan kirab budaya pada Rabu, 8 April 2026,” jelasnya.

Sementara itu, pencipta sekaligus pelaku seni tari Babalu, Suningsih, mengaku bangga dan terharu mengetahui tarian ciptaannya akan ditampilkan secara massal oleh 1.000 peserta. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memecahkan rekor MURI, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

“Kabar ini sangat luar biasa bagi saya sebagai pencipta tari Babalu. Kegiatan ini tidak hanya memecahkan rekor MURI, tetapi juga menjadi ajang pengenalan dan edukasi anak-anak tentang tarian khas Batang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para guru di sekolah akan mulai mempersiapkan siswa untuk berlatih tari Babalu agar dapat tampil maksimal dalam pagelaran tersebut. Melalui proses latihan ini, siswa diharapkan semakin mengenal dan mencintai seni budaya daerah.

Saat ini tari Babalu telah menjadi materi muatan lokal seni budaya yang diajarkan di tingkat SMP di Kabupaten Batang. Dengan digelarnya tari Babalu massal oleh 1.000 peserta, diharapkan tarian khas Batang tersebut semakin dikenal luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Rekomendasi Berita