Modernisasi Pertanian Pemkab Rembang Tunjukkan Hasil Nyata

  • 12 Feb 2026 13:23 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Modernisasi pertanian yang didorong Pemerintah Kabupaten Rembang mulai menunjukkan hasil nyata. Petani di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, kini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan hingga puluhan juta rupiah per musim tanam.

Hal itu terlihat dalam panen raya padi yang digelar Kamis, 12 Februari 2026 bersama Bupati Rembang, Harno. Dalam satu hektare lahan, petani setempat tercatat mampu meraih keuntungan sekitar Rp30 juta.

Panen dilakukan dengan dukungan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) modern. Mulai dari combine harvester, transplanter roda empat, hingga penggunaan drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida. Teknologi tersebut membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

Ketua Kelompok Tani Budi Luhur Desa Mojorembun, Karyono, mengatakan produksi padi musim ini mencapai 6.700 kilogram per hektare. Dengan harga gabah kering panen (GKP) Rp7.100 per kilogram, total pendapatan kotor petani mencapai Rp47.570.000.

“Biaya produksi sekitar Rp17.512.000 per hektare. Setelah dikurangi biaya, keuntungan petani mencapai Rp30.038.000. Kalau dirata-rata, penghasilan petani modern bisa sekitar Rp7,5 juta per bulan,” ujarnya.

Bupati Rembang, Harno mengapresiasi capaian para petani. Menurutnya, hasil tersebut tak lepas dari upaya pemerintah daerah yang terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian melalui bantuan alsintan setiap tahun.

“Ke depan saya yakin kebutuhan alsintan di desa-desa bisa semakin tercukupi. Yang sudah menerima bantuan, saya minta dirawat dan digunakan sebaik mungkin,” kata Harno.

Terkait usulan normalisasi jaringan irigasi di Desa Mojorembun, Bupati menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemerintah Pusat. Tujuannya agar penanganannya bisa dilakukan secara kolaboratif.

“Kita lihat mana yang bisa ditangani kabupaten, provinsi, atau pusat. Semua bisa kita kolaborasikan demi mendukung pertanian,” ucapnya. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....