Puluhan Rumah Terdampak Bencana Direhabilitasi Pemkab Jepara
- 28 Jan 2026 15:01 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga terdampak cuaca ekstrem yang menyebabkan puluhan rumah rusak. Bantuan yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) ini sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana.
Salah satu penerima manfaat adalah Sholekah (47), warga RT 5/RW 1 Desa Welahan, Kecamatan Welahan, yang rumahnya roboh akibat hujan deras selama beberapa hari. Genteng rumahnya runtuh dan tembok bangunan lama pun ikut ambruk.
“Waktu itu hujan deras sampai tiga hari. Gentengnya runtuh semua, lalu tembok yang memang sudah tua ikut ambruk,” ujar Sholekah, Rabu, 28 Januari 2026.
Rumah tersebut dihuni lima anggota keluarga dan terpaksa ditinggalkan sementara. Sholekah mengungsi ke rumah kakaknya yang berada di depan rumah lama.
Kondisi mulai tertangani setelah menerima bantuan RTLH dari Pemkab Jepara senilai Rp15 juta. “Saya sangat bersyukur dan senang sekali mendapat bantuan ini,” ungkapnya.
Sholekah menjadi satu dari 24 penerima bantuan RTLH BTT tahap pertama. Secara keseluruhan, terdapat 54 rumah di Kabupaten Jepara yang tercatat terdampak cuaca ekstrem.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, bantuan disalurkan secara bertahap. Bantuan disalurkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan.
“Karena ini bencana, maka kita anggarkan dari BTT. Untuk tahap ini diserahkan kepada 24 penerima. Lokasinya di Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” ujar Mas Wiwit, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan. besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan. “Nominalnya disesuaikan dengan kriteria kerusakan, sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jepara, Moh. Eko Udyyono, menyampaikan, penanganan dilakukan secara bertahap untuk seluruh rumah terdampak. “Wilayah selatan 24 unit, diserahkan pada hari ini, mulai Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” katanya.
Ia merinci, untuk wilayah selatan, bantuan RTLH bersumber dari BTT dengan total anggaran Rp119,5 juta. Sementara, wilayah utara mendapat dukungan pendanaan dari Ansor.
Eko menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk material bangunan dan disalurkan secara nontunai melalui BPD Bank Jateng sesuai Rencana Anggaran Biaya. “Material dikirim langsung ke penerima, pemilihan toko material dimusyawarahkan antara penerima, pemerintah desa, dan kecamatan,” kata dia.
Selain bantuan pemerintah daerah, proses perbaikan rumah juga melibatkan swadaya masyarakat. Perbaikan ini juga berkolaborasi dengan Baznas, PMI, dan organisasi kemasyarakatan.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar turut mendampingi penyerahan bantuan dan secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan rumah warga di Desa Bringin, Kecamatan Batealit. “Bismillahirrahmanirrahim, semoga pembangunannya berjalan lancar dan rumahnya kokoh,” ujarnya. (DiskominfoJepara/AP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....