Tak Ada Pembeli, TPI Jomblom Kendal Mangkrak
- 04 Okt 2025 19:55 WIB
- Semarang
KBRN, Kendal: Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jomblom di Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal kini mangkrak karena sepi pembeli. Kondisinya tampak tidak terawat, meskipun bangunan fisiknya masih tampak kokoh sejak dibangun pada 2023 silam.
Bangunan TPI itu berada di tepi muara sungai tempat bersandar perahu-perahu nelayan dan dikelilingi hamparan tambak. Namun, tidak didukung akses yang memudahkan para pembeli ikan segar datang ke lokasi itu.
Akses jalan ke TPI cukup jauh dari perkampungan warga dan jalan utama. Itulah yang menyebabkan tidak ada pembeli ikan datang ke sana, ditambah dengan kondisi jalan yang rusak dan sempit.
TPI yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan itu sebenarnya untuk untuk memudahkan para nelayan menjual ikan hasil tangkapan dari laut. Sayangnya, pembangunan tidak melihat kondisi lokasi yang sebenarnya, sehingga menjadi terbengkalai.
Menurut Kepala Desa Margorejo, Suyoto, sebenarnya TPI Jomblom ini sangat diharapkan para nelayan dapat menjadi tempat jual-beli hasil tangkapan mereka, namun tidak ada pembeli yang mau datang. "Karena terkendala akses jalan, apalagi kalau hujan aksesnya lebih susah lagi," ujarnya.
Suyoto berharap, Pemerintah Kabupaten Kendal dapat memprioritaskan usulan perbaikan jalan tersebut. Harapannya, agar para nelayan tidak lagi kesusahan saat menjual hasil tangkapannya.
"Sejak dibangun belum digunakan untuk pelelangan ikan. Mudah-mudahan dengan kedatangan Ibu Bupati, bisa segera direalisasi," ucapnya.
Di sisi lain, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat meninjau TPI Jomblom mengatakan, akan berupaya menindaklanjuti keluhan para nelayan untuk segera memperbaiki akses jalan ke TPI Jomblom. Harapannya, TPI bisa dibuka untuk pelelangan ikan agar dapat mendukung perekonomian para nelayan sekitar.
"Ini sudah masuk ke Renja (Rencana Kerja) Daerah tahun 2026 dan jalan yang sambungan sana, kita ajukan melalui IJD (program Instruksi Presiden Jalan Daerah). Nanti kita kroscek lagi semoga turun," katanya. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....