Sendratari Wanara Alas Roban Bawa Seniman dan UMKM ke Panggung Industri

  • 20 Sep 2026 21:30 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sendratari Wanara Alas Roban Bawa Seniman dan UMKM ke Panggung Industri
  • Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, menegaskan keberadaan kawasan industri harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batang

RRI.CO.ID, Pekalongan — Geliat industri di Kabupaten Batang tak boleh hanya melahirkan kawasan pabrik dan investasi. Identitas budaya serta masyarakat lokal juga dituntut ikut tumbuh. Pesan itu mengemuka dalam gelaran perdana Sendratari Wanara Alas Roban 2026 di Amfiteater Helipad Industropolis Batang, Minggu 20 September 2026.

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo menegaskan, keberadaan kawasan industri harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batang. Termasuk para seniman dan pelaku UMKM.

Menurut Yoyok, Sendratari Wanara Alas Roban menjadi momentum untuk mengubah citra Alas Roban yang selama ini kerap dilekatkan dengan cerita negatif di tengah masyarakat. “Kegiatan ini untuk menepis bahwa Alas Roban bukan tempat yang jelek, tempat pencuri, perampok, gali dan leangkaramurkaan,” tegas Yoyok.

Ia menilai pertumbuhan kawasan industri tidak boleh menciptakan jarak dengan masyarakat di sekitarnya. Jika investasi berkembang dan kawasan industri memperoleh manfaat ekonomi, masyarakat Kabupaten Batang juga harus menjadi bagian dari manfaat tersebut.

“Kita komitmen menyematkan identitas Batang menjadi kawasan yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jika yang di dalam kawasan industri sejahtera, masyarakat Kabupaten Batang harus ikut sejahtera,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan karena Sendratari Wanara Alas Roban tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni. Lebih dari 180 pelaku seni dijadwalkan terlibat, sementara 50 UMKM lokal ikut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan.

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Marfan Trihartiko, mengatakan kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Kabupaten Batang sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

“Industripolis Batang bukan hanya membangun kawasan industri, tetapi juga membangun kota, salah satunya budaya dan seninya,” kata Marfan.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pertunjukan perdana. Dukungan berbagai pihak, termasuk Yoyok Riyo Sudibyo, dinilai penting agar agenda budaya serupa dapat terus berkembang.

“Kami tunggu Pak Yoyok, Pak Yoyok yang lainnya untuk support kegiatan ini,” ujarnya.

Sendratari Wanara Alas Roban mengangkat tema “Penjaga Hutan, Penjaga Peradaban.” Tema tersebut membawa pesan bahwa hutan dan alam bukan sekadar latar cerita, melainkan bagian dari kehidupan dan identitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....