Pengelola Wisata Harus Perhatikan Keselamatan Pengunjung
- 01 Mei 2026 19:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Keselamatan di tempat-tempat wisata harus benar-benar diperhatikan. Hal ini disampaikan Samuel J.D. Wattimena, anggota Komisi VII DPR RI saat acara Bimbingan Teknis tentang Membangun Destinasi Aman Nyaman dan Siaga Bencana. Kegiatan ini diikuti para pelaku wisata di Kabupaten Kendal, digelar di Hotel Sae Inn Kendal, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini merupakan kemitraan Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Pariwisata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) dan Pemda Kendal. Materi Bimtek tentang Strategi Mitigasi Resiko dan Kesiapsiagaan Keselamatan pada Destinasi serta Kegiatan MICE. Disampaikan oleh Bernadeta Lenny Setyowati, Dosen Fakultas Hukum dan Komunikasi Universitas Soegijapranata Semarang.
Samuel Wattimena mengatakan, sektor pariwisata merupakan kekuatan ekonomi di Jawa Tengah maupun di Indonesia pada tahun. Namun masih banyak terjadi kecelakaan di tempat wisata, yang bukan hanya faktor alam, tetapi karena faktor kelalaian manusia.
Oleh karena itu, sebagai anggota legislatif merasa perlu, masalah keselamatan untuk disampaikan kepada eksekutif dan masyarakat. Pihaknya mencoba memberikan wawasan dan masukan.
"Kepedulian terhadap diri sendiri pada saat melakukan rekreasi berwisata harus menjadi salah satu yang kami fokuskan. Faktanya, masalah keselamatan masih terabaikan dalam berwisata maupun kegiatan lain," ujarnya.
Bernadeta Lenny Setyowati mengatakan, dalam penanganan bencana tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi pengelola wisata dan kesadaran pengunjung juga penting. Oleh karena itu, pengelola wisata juga harus memperhatikan keselamatan bagi pengunjung dan ada edukasi untuk pengunjung terkait hal yang perlu dipersiapkan jika tiba-tiba terjadi bencana.
"Keselamatan juga merupakan kepedulian pemerintah untuk keselamatan masyarakat. Pengelola punya kewajiban untuk menginfokan ada faktor-faktor yang mesti diketahui oleh masyarakat, supaya tidak terjadi kecelakaan yang fatal," jelasnya.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kendal Achmad Ircham Chalid berharap, dengan adanya Bintek ini, pengelola wisata akan mendapatkan pemahaman, sehingga nantinya mampu melakukan mitigasi untuk penanggulangan bencana yang mungkin terjadi. Terutama tempat wisata alam, seperti pantai dan pegunungan, pengelola sudah siap dalam pencegahan dan penanggulangan bencana.
"Di Kabupaten Kendal ini banyak wisata pantai dan pegunungan, sehingga bimtek ini penting," katanya. Kegiatan bimtek dibuka oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari. Kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan baju pelampung bagi para pengelola wisata pantai. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....