Muh Haris Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Sosialisasi Germas

  • 03 Apr 2026 20:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Stunting di penyakit TBC masih menjadi masalah besar yang harus segera ditangani. Pasalnya, angka stunting di Indonesia masih tinggi, demikian pula penyakit TBC di Indonesia terbanyak kedua di dunia.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Muh. Haris saat Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Desa Rejosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Jumat 3 April 2026. "Tujuan sosialisasi Germas, agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat, sehingga akan terhindar dari berbagai penyakit," kata Harus.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan perlunya menerapkan pola hidup sehat. Salah satu tujuannya agar masyarakat terhindar dari dua hal yakni stunting di TBC, karena stunting termasuk masalah besar, dan TBC terbanyak kedua di dunia.

Menurur dia, sosialisasi Germas ini hasil kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Semarang dengan anggota Komisi IX DRR RI. Germas merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar bisa menghindar dari dua penyakit itu.

Muh Haris berharap, Germas yang dicanangkan pemerintah meliputi aktivitas fisik atau rutin olahraga, makan buah dan sayur. Selain itu juga tidak merokok, tidak minum alkohol, cek kesehatan berkala, menggunakan jamban dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Germas itu edukasi agar masyarakat hidup sehat dengan kegiatan yang sehat supaya terhindar dari TBC dan mencegah stunting," ujarnya. Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Kendal, Anita Dianawati mengatakan, berdasarkan data di Dinkes Daerah Kendal tercatat jumlah kasus TBC tahun 2025 sebanyak 2.367 orang.

Kemudian data per Maret tahun 2026 sudah ada 440 kasus TBC. "Harapannya bisa turun, dengan adanya cek kesehatan gratis dan pengobatan yang bisa dilakukan di semua puskesmas dan rumah sakit," harapnya.

Anita mengatakan, salah satu upaya penanganan TBC adalah menggelar cek kesehatan gratis (CKG) untuk menemukan kasus TBC secara dini. Jika ada yang positif TBC, maka harus segera diobati sampai sembuh, sehingga tidak menular ke orang lain.

"Tanda-tanda TBC di antaranya batuk berdahak selama dua minggu, maka harus segera periksa ke puskesmas terdekat atau rumah sakit, agar segera diobati," katanya. Sosialisasi ini diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diprakarsai Poltekkes Kemenkes Semarang dan anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris.

Kemudian diikuti oleh pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Daerah Kendal, anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKS Ida Nurul Farida dan Rubiyanto anggota DPRD Kendal dari Fraksi PKS. (FR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....