Samuel Wattimena Resmikan Lapangan Sepak Takraw Citra Kartika

  • 22 Feb 2026 22:22 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sangat diperlukan bagi seluruh warga negara Indonesia. Hal ini disampaikan Anggota DPR/MPR RI, Samuel Wattimena saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada para atlet anggota Klub Sepak Takraw Citra Kartika di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Minggu (22/2/2026).

Samuel Wattimena mengaku merasa perlu melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada anggota klub sepak takraw yang sebagian besar masih pelajar. Pasalnya, saat ini sekolah kurang fokus terhadap pelajaran tentang 4 Pilar Kebangsaan.

"Karena itu Saya merasa perlu melakukan sosialisasi 4 Pilar, yang kali ini sasarannya anak-anak komunitas olahraga sepak takraw," kata anggota Komisi VII DPR RI. Potensi olahraga sepak takraw dinilai merupakan cabang olahraga unggulan di Kabupaten Kendal.

Pasalnya, olahraga sepak takraw Kabupaten Kendal banyak meraih prestasi di tingkat nasional, bahkan di tingkat negara Asia. "Atlet-atlet dari klub sepak takraw Citra Kartika ini merupakan juara-juara nasional dan juara dunia, sehingga bisa dijadikan sebagai ikon dari dunia olahraga," ujarnya.

Samuel juga melihat pembinaan atlet klub sepak takraw Citra Kartika sudah dilakukan sejak usia dini. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan dalam pembinaan atlet-atlet agar bisa meraih prestasi.

"Mulai dari usia sangat dini sudah dilatih dan menjadi bagian dari sepak takraw, membuktikan ada keseriusan dalam membina olahraga sepak takraw," katanya. Kedatangan Samuel Wattimena sekaligus meresmikan Lapangan Sepak Takraw Citra Kartika yang dibangun tahun 206.

Lapangan yang dibangun atas swadaya klub Sepak Takraw Citra Kartika belum sepenuhnya selesai. Oleh karena itu, Samuel Wattimena ikut memberikan bantuan untuk penyempurnaan lapangan sepak takraw.

Samuel mengatakan, bidang olahraga berada di Komisi X DPR RI. Oleh karena, sebagai anggota Komisi VII, dirinya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi X agar bisa membantu perlengkapan lapangan sepak takraw ini.

"Kepedulian saya yang akan mendorong untuk berinteraksi dengan Komisi lainnya," tandasnya. Pelatih Klub Sepak Takraw Citra Kartika, Nur Kholis mengatakan, saat ini membina sekitar 100 anggota, mulai usia SD, SMP, SMA dan senior.

Mayoritas anggota merupakan warga Desa Jungsemi, namun ada juga beberapa anggota dari desa sebelah lainnya. "Sekarang anggotanya dari desa-desa tetangga sudah mulai gabung," katanya.

Nur Kholis mengatakan, sepak takraw di Desa Jungsemi, selain menjadi olahraga prestasi, juga diusahakan menjadi budaya masyarakat desa. Tujuannya untuk kegiatan positif dan kebugaran masyarakat Desa Jungsemi.

"Alhamdulillah atlet-atlet SMA yang berprestasi, disalurkan untuk kuliah di perguruan tinggi yang memberikan beasiswa, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta," pungkasnya. (FR)

Rekomendasi Berita