Wukuf di Arafah Memiliki Makna Permohonan Ampunan dan Taubat

  • 15 Jun 2024 13:22 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Wukuf merupakan salah satu rangkaian rukun ibadah haji yang harus dilaksanakan oleh para jemaah haji. Wukuf memiliki makna memohon pengampunan dan bertaubat kepada Allah SWT yang dilaksanakan di Padang Arafah.

Padang Arafah sendiri merupakan salah satu tempat di Mekkah yang merupakan tempat bertemunya Adam dan Hawa setelah diturunkan ke bumi. Di sana, terdapat sebuah tempat yang saat ini dikenal sebagai Jabal Rahmah yang digunakan sebagai tempat berlangsungnya wukuf.

Dikutip dari berbagai sumber, wukuf dilaksanakan di Padang Arafah sejak adanya ‘Deklarasi Arafah’ saat khutbah Nabi Muhammad saw. Khutbah tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun ke-10 Hijriah yang dihadiri oleh orang hujjaj atau peziarah.

Dalam melaksanakan wukuf, kain ihram yang dipakai merupakan simbol bahwa manusia itu dibatasi. Segala hal yang dilakukan manusia dibatasi oleh syariat, usia, maupun fisik.

Ketika wukuf berlangsung, kedudukan setiap makhluk sama, tidak ada perbedaan suku, ras, maupun status sosial. Semua disamakan sebagai seorang hamba yang memohon pertolongan atau permohonan pada Tuhannya.

Sejatinya, wukuf di Arafah memiliki beberapa tujuan, yaitu menguatkan keimanan, kemanusiaan, peradaban, dan inti ibadah wukuf yaitu makrifat. Oleh sebab itu, seseorang yang telah melaksakan wukuf diharapkan dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik atau suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....