2027 Biaya Haji Naik? Kemenhaj Tunggu Lampu Hijau DPR RI

  • 27 Jul 2026 22:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Peningkatan kualitas untuk kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus diupayakan Pemerintah. Salah satunya dengan wacana peningkatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dari semula pada tahun 2026 Rp90 juta, di 2027 diusulkan menjadi Rp107 juta.

Meski baru usulan dan belum mendapatkan lampu hijau dari Komisi VIII DPR RI, namun Kementerian Haji dan Umrah mencoba mengupas, agar masyarakat memahami lebih dalam. Dari usulan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Batang, Siti Mahmudah menerangkan dengan skema 40 persen dibayarkan oleh jemaah dan 60 persen dari nilai manfaat atau subsidi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"40 persen dari Rp107 juta itu, berarti Rp43 juta dibayar jemaah, sementara sudah ada setoran awal Rp25 juta, jadi yang harus dibayarkan hanya Rp18 juta. Sedangkan 60 persennya atau Rp64 juta dibayarkan dari subsidi BPKH, tapi itu baru usulan dan kita harus menunggu persetujuan Komisi VIII," tegasnya, saat rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, di Sempu, Limpung, Kabupaten Batang, Senin 27 Juli 2026.

Alasan terbesarnya, sejak Kementerian Haji dan Umrah dibentuk, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada jemaah haji. "Ini justru akan meringankan beban jemaah, supaya yang sudah dirilis kepastian waktu keberangkatannya, minim untuk menunda," bebernya.

Dari sisi istithaah, saat ini sedang diupayakan agar dapat dimulai lebih awal. "Istithaah adalah kunci untuk pelunasan, ketika belum dinyatakan istithaah, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di bank masih terblokir," tegasnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan setempat, proses Medical Check Up (MCU), akan dimulai pertengahan Agustus 2026. Sedangkan pelunasan dapat dilakukan mulai awal September 2026.

Ketua Forum Komunikasi KBIHU Batang, Hasanudin mendukung karena jika skema yang diterapkan 40 persen jemaah haji dan 60 persen BPKH, justru mengalami penurunan. "Di pelaksanaan 2026 pelunasan haji Rp26 juta, sedangkan usulan 2027 Rp18 juta, jadi malah turun, walaupun kelihatannya naik," bebernya.

Ia mengharapkan, pelayanan ibadah haji tahun 2027 makin baik kualitasnya, agar jemaah makin nyaman. "Informasi apapun harus disampaikan lebih awal, sehingga kami yang mendampingi jemaah secara langsung, bisa segera mengabarkan," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....