Tiga Jemaah Haji Asal Rembang Meninggal Dunia, Dua Wafat Setibanya di Tanah Air

  • 20 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Kabar duka menyelimuti kepulangan jemaah haji Kabupaten Rembang tahun 2026. Tercatat tiga jemaah haji asal Rembang meninggal dunia, satu orang wafat saat berada di Tanah Suci dan dua lainnya meninggal setelah tiba di Indonesia.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa menjelaskan, jemaah yang wafat di Arab Saudi adalah Timbul Budiyono, warga Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem. Almarhum tergabung dalam Kloter 47 dan dimakamkan di Tanah Suci.

“Beliau meninggal saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi dan dimakamkan di sana,” ujar Maruli, Jumat, 19 Juni 2026.

Sementara itu, dua jemaah lainnya meninggal dunia setelah pesawat yang membawa mereka mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo. Keduanya adalah Dasumi, warga Desa Sumbergayam, Kecamatan Kragan, serta Sudartik, warga Desa Sendangagung, Kecamatan Pamotan.

Menurut Maruli, kedua jemaah tersebut wafat karena kondisi kesehatan yang menurun. Jenazah kemudian dipulangkan ke daerah asal untuk dimakamkan oleh keluarga.

“Dua jemaah meninggal setelah tiba di bandara. Jenazah langsung dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing,” katanya.

Maruli menuturkan, mayoritas jemaah haji asal Rembang yang tergabung dalam Kloter 46, 47, 48, dan 49 telah kembali ke Indonesia secara bertahap pada 17 hingga 18 Juni 2026.

Hingga Jumat malam, masih terdapat lima jemaah asal Rembang yang belum kembali ke tanah air. Tiga orang berada dalam kloter perpindahan maupun kloter cadangan, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Dua jemaah yang masuk kloter perpindahan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu dini hari (21/6/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Adapun satu jemaah dalam kloter cadangan masih menunggu kepastian jadwal kepulangan.

Pemerintah Kabupaten Rembang terus memberikan pendampingan kepada para jemaah, termasuk menyediakan transportasi dari Asrama Haji Donohudan menuju Rembang. Selain itu, Pemkab juga membantu proses pengambilan koper besar milik para jemaah yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini Rembang. (Mif)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....