Masjid yang menjadi Saksi Terjadinya Perang Khandaq

  • 21 Mei 2026 08:35 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Masjid Khandaq adalah kompleks masjid bersejarah di Madinah, Arab Saudi, yang terletak di kaki Gunung Sila', sekitar 2,5 km barat laut dari Masjid Nabawi. Tempat ini menandai situs pertempuran parit (Ghazwa-e-Khandaq) dan sering dikunjungi peziarah.

Masjid saksi Perang Khandaq, yang sering disebut sebagai Masjid Tujuh (Sab'u Masajid). Tempat ini menjadi tempat strategis di mana Rasulullah SAW dan para sahabat merencanakan dan memantau pertahanan menggunakan parit pada tahun 5 Hijriyah.

Salman Al-Farisi, laki-laki asal Persia yang masuk Islam dan menetap di Madinah bersama Nabi mengusulkan taktik tak terduga kepada Nabi SAW yaitu menggali parit untuk melindungi kota Madinah. Taktik yang ia usulkan itu sebagai taktik heroik perlawanan Nabi dan para sahabatnya dalam perang Khandaq.

Strategi usulan Salman ini disebut al-Zarqani sebagai strategi yang baru di kalangan Arab. Di perang khandaq ini lah strategi itu pertama diterapkan, wajar jika musuh tidak dapat menduganya.

Tempat perencanaan strategi perang Khandaq itu kini diabadikan menjadi komplek bangunan masjid yang disebut Sab’u Masajid. “Tujuh Masjid” adalah kumpulan masjid-masjid kecil yang terletak di kota Madinah, Arab Saudi.

Situs ini memiliki nilai historis dan religius yang tinggi. Pasalnya, Sab’u Masajid dulu menjadi lokasi Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya mengadakan shalat dan mengatur strategi perang.

Komplek Masjid Sab'ah atau Masjid Khamsah, terdiri dari beberapa masjid kecil di satu lokasi, seperti Masjid Salman, Masjid Abu Bakar, Masjid Umar, Masjid Utsman, Masjid Ali, dan Masjid Fatimah.

Saat ini, lokasi tersebut memiliki masjid utama bergaya modern yang didominasi warna putih dengan dua menara, dikelilingi oleh jejak-jejak sejarah pertempuran. Kawasan ini mengingatkan pada strategi perang yang disarankan oleh sahabat salman Al-Farisi dalam mengantisipasi serangan musuh di Madinah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....