Tradisi Antar Jemaah Haji di Kendal Tetap Terjaga, Jadi Simbol Kerukunan Warga
- 27 Apr 2026 12:49 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Tradisi mengantar warga yang menunaikan ibadah haji masih dilakukan di Kabupaten Kendal. Tradisi ini menjadi bentuk kerukunan dan kebersamaan antarwarga.
Para tetangga secara bersama-sama mengantar warganya yang menunaikan haji, mulai dari rumah hingga ke lokasi bus pemberangkatan di kabupaten. Ada juga yang mengantar hingga asrama haji atau bandara penerbangan jemaah haji.
Prosesi pengantaran warga yang berangkat ibadah haji dimulai di rumah kediaman dengan melakukan doa bersama. Bisa juga dilakukan di musala atau masjid setempat, selanjutnya bersama-sama menggunakan kendaraan mobil menuju lokasi bus pemberangkatan jemaah haji.
Lokasi bus pemberangkatan jemaah haji di Alun-alun Kendal pun ramai dipadati warga dan kerabat yang mengantar jemaah haji. Mereka menunggu hingga rombongan bus jemaah haji berangkat ke asrama haji Donohudan.
Ahmad Muhammad Zaki Nurseha mengatakan, tradisi mengantar warga yang menunaikan ibadah haji merupakan bentuk kerukunan dan kebersamaan sesama warga. Kedua pihak saling mendoakan dalam kebaikan.
"Warga yang berangkat ibadah haji berharap diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji. Mendoakan para tetangga bisa menunaikan ibadah haji di masa mendatang," katanya.
Analisis Kebijakan Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kendal, Naili Fathimaruzzahroh mengatakan, jemaah haji asal Kabupaten Kendal tahun 2026 total sebanyak 1.214 orang. Penerbangan terbagi dalam 4 kloter, yakni Kloter 18, 19, 20 dan 21.
Jemaah diberangkatkan dari Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal pada Minggu dan Senin, 26 -27 April 2026. "Ada tambahan dua orang jemaah, ikut Kloter 17 rombongan jemaah haji Kabupaten Batang," katanya.
Naili mengatakan, tahun ini dari Kabupaten Kendal ada empat orang yang batal berangkat ke tanah suci. Awalnya, empat orang tersebut dinyatakan istitaah, kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan, namun hasilnya tetap tidak memenuhi syarat kesehatan. (FR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....