Sebanyak 750 Calon Haji Purworejo Siap Diberangkatkan dalam Kloter 24, 25 dan 26

  • 09 Apr 2026 06:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo -Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo memastikan seluruh persiapan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2026 telah rampung. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo, Herman Susilo menyampaikan, secara keseluruhan kesiapan calon jamaah haji asal Kabupaten Purworejo sudah mencapai 100 persen.

Kepastian ini didapat setelah melalui serangkaian proses verifikasi dokumen dan penggantian jamaah yang berhalangan tetap. “Jumlah jamaah haji Purworejo tahun ini sebanyak 750 orang dan semuanya sudah clear. Memang sempat ada pembatalan karena meninggal dunia, namun sudah digantikan oleh jamaah cadangan dan telah kami laporkan ke provinsi,” kata Herman saat dikonfirmasi, pada Rabu, 8 April 2026

Ia juga menjelaskan, seluruh dokumen perjalanan termasuk visa jamaah juga telah selesai diproses dan kegiatan pembekalan atau manasik haji bagi jamaah juga telah dilaksanakan secara menyeluruh.

"Rencananya, jamaah haji asal Purworejo akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24, 25, dan 26. Keberangkatan dijadwalkan pada tanggal 18, 19, dan 20 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), dengan embarkasi di Hotel Ibis Kulon Progo," jelasnya.

Pihak penyelenggara juga tetap waspada terhadap dinamika situasi di lapangan maupun kondisi global yang mungkin memengaruhi pelaksanaan ibadah. Berbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan oleh pemerintah guna mengantisipasi kemungkinan yang terjadi

“Kami mengikuti instruksi dari Menteri dan Wakil Menteri. Persiapan sudah maksimal, dan untuk kebijakan tetap menunggu dari pusat. Kami berharap situasi global segera kondusif agar jamaah dapat berangkat dengan aman dan menjalankan ibadah dengan sempurna,” ungkapnya.

Data dari Kantor Kemenag setempat menunjukkan adanya rentang usia yang cukup lebar di antara para calon tamu Allah tahun ini. "Untuk jamaah haji dari Kabupaten Purworejo tahun ini cukup beragam. Tercatat jamaah tertua berusia 85 tahun sebanyak dua orang, sementara jamaah termuda berusia 17 tahun," ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh calon jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

"Kesehatan menjadi faktor penting yang menentukan kelayakan jamaah untuk diberangkatkan. Di embarkasi nanti akan ada pemeriksaan kesehatan ulang. Jika tidak memenuhi syarat, bisa saja jamaah tidak jadi diberangkatkan. Oleh karena itu, kami mengimbau agar jamaah tetap menjaga kesehatan dengan baik,” pesannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....