Jemaah Safari Wukuf Lansia Dikembalikan ke Hotel

  • 10 Jun 2025 15:54 WIB
  •  Semarang

KBRN, Makkah: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mensafariwukufkan 477 jemaah haji lansia, risiko tinggi, dan penyandang disabilitas. Setelah diinapkan di hotel transit, seluruh jemaah dikembalikan lagi ke hotel masing-masing.

Dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa(10/6/2025), Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief mengatakan, program safari wukuf menjadi alternatif yang akan terus dikembangkan. Hal ini sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi jemaah.

Sebelumnya, Hilman juga ikut memantau proses pengembalian jemaah haji safari wukuf dari hotel transit safari wukuf kembali menuju hotelnya masing-masing. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada sekitar 120 petugas haji yang mendampingi 477 jemaah safari wukuf.

Pihaknya berencana akan menjadikan safari wukuf sebagai program unggulan Kementerian Agama. "Kita akan kabarkan kepada pemerintah Arab Saudi tentang Safari Wukuf dan Insyaallah akan menjadi program unggulan," kata Hilman, Senin(9/6/2025) malam.

Hilman berharap, jumlah jemaah safari wukuf tahun depan akan menurun sebagai indikasi meningkatnya istithaah jemaah haji Indonesia. "Justru kita ingin kurangi jumlahnya, karena kita ingin meningkatkan istithaahnya,” ujarnya.

Menurutnya, jika dari tahun ke tahun jumlah jemaah safari wukuf semakin bertambah, itu artinya istithaahnya kurang berhasil. “Kami ingin semakin kua istithaahnya sehingga proses perjalanan ibadah haji menjadi lebih mudah bagi jemaah," kata Hilman.

Sebagai informasi, setidaknya ada 2.600 jemaah yang diusulkan ikut safari wukuf. Namun setelah dijaring, akhirnya hanya ada 477 jemaah yang mengikuti program ini. (Septi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....