Ihram, Tahap Awal dalam Rangkaian Ibadah Haji

  • 23 Mei 2025 21:38 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Salah satu syarat sah melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah melaksanakannya sesuai dengan rukun haji dan umrah yang sudah ditetapkan. Salah satu rukun ibadah haji dan umrah adalah Ihram.

Ihram menjadi langkah awal dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang menjadi penanda kesiapan spiritual seorang muslim. Hal ini ditandai dengan memakai pakaian ihram baik untuk jamaah laki-laki maupun Perempuan.

Tempat untuk memulai ihram disebut miqat, yang telah ditetapkan berdasarkan lokasi geografis. Setiap jamaah wajib memulai niat ihram dari miqat yang sesuai dengan asal kedatangannya.

Pakaian ihram untuk jamaah laki-laki berupa dua lembar kain putih tanpa jahitan yang menutupi tubuh bagian bawah dan bagian atas. Sedangkan untuk jamaah Perempuan, memakai pakaian biasa yang menutup aurat, tanpa cadar maupun sarung tangan.

Dalam keadaan sudah berihram, jamaah harus menjaga diri dari perbuatan yang dilarang, seperti memotong kuku, mencukur rambut, dan juga memakai parfum. Larangan ini bertujuan untuk menjaga kesucian dan kekhusyukan selama ibadah.

Filosofi dari Ihram sendiri adalah mengajarkan nilai kesetaraan dan kesederhanaan, karena pada saat berihram semua jamaah tampil seragam tanpa perbedaan status. Hal ini mencerminkan persaudaraan dan kesetraaan umat Islam di hadapan Allah.

Jamaah menanggalkan ihramnya setelah menyelesaikan tahapan-tahapan atau rukun dalam ibadah haji maupun umrah. Pada saat inilah, mereka Kembali pada keadaan semula setelah menunaikan ibadah dengan penuh khidmat dan perenungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....