Cabai Kering dan Bawang Merah Pasta Bisa Kendalikan Inflasi
- 17 Nov 2024 13:00 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Pemanfaatan olahan bahan pangan seperti cabai kering dan bawang merah dalam bentuk pasta dapat membantu menjaga stabilitas inflasi. Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra saat Kampanye Pemanfaatan Cabai Kering dan Bawang Merah Pasta, Minggu(17/11/2024) pagi.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan HUT Korpri Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bakti Praja dengan tema ASN Peduli Inflasi. Bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kepada para petani.
Menurut Rahmat, cabai dan bawang merah menjadi komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi di Jateng. Naik turunnya harga komoditas tersebut sering terpengaruh oleh musim panen.
Oleh karena itu, inovasi cabai kering dan pasta bawang merah bisa memberikan nilai tambah bagi para petani. Dalam bentuk kering, komoditas tersebut bisa disimpan dan didistribusikan dalam jangka waktu lebih panjang.
“Kami mendukung adanya hilirisasi produk cabai dan bawang merah. Olahan cabai kering dan bawang merah pasta ini bisa menjadi pengganti, rasanya sama dengan yang segar,” ujarnya.
Senada, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menjaga kestabilan inflasi. Menurutnya, Jateng merupakan lumbung pangan, tetapi harga pangan kerap terombang-ambing dan menyebabkan inflasi.
“Produksi cabai dan bawang di Jateng sebenarnya surplus, hanya masalahnya ialah waktu panen dan kebutuhan sepanjang tahun. Dengan solusi ini, harapannya tingkat inflasi bisa terjaga sesuai dengan target yang diinginkan, yaitu 2,5 persen plus minus satu,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, kegiatan dimeriahkan dengan demo memasak dan mukbang nasi goreng. Para pengunjung yang hadir dipersilakan mencoba nasi goreng yang dimasak menggunakan bumbu cabai kering dan bawang merah pasta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....