Didampingi Pemerintah, Ini Transformasi Desa Ayamputih Keluar dari Kemiskinan
- 14 Jul 2026 17:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dua tahun pendampingan intensif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengubah wajah Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Berbagai program yang masuk tidak hanya memperbaiki kondisi warga, tetapi juga menciptakan sumber-sumber ekonomi baru yang membuka lapangan pekerjaan.
Transformasi itu terlihat dari berkembangnya usaha peternakan ayam petelur, penguatan UMKM, bantuan modal usaha, hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.
Perkembangan Desa Ayamputih menjadi perhatian saat Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menghadiri Festival Pangan di desa tersebut pada Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan itu sekaligus menjadi ajang evaluasi atas hasil pendampingan yang dilakukan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng.
Taj Yasin menegaskan Program Desa Dampingan dirancang bukan sekadar menyalurkan bantuan sesaat. Pendampingan dilakukan agar masyarakat mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki secara berkelanjutan.
"Ini adalah bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Desa Dampingan. OPD mendampingi mulai dari UMKM, kelompok usaha, baik perorangan maupun kelompok," kata Taj Yasin.
Salah satu hasil yang mulai terlihat adalah berkembangnya usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pemprov Jateng juga mendorong kemitraan usaha tersebut dengan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) agar memiliki pasar yang lebih pasti.
Menurut Taj Yasin, keberlanjutan usaha peternakan harus ditopang dengan penyerapan hasil produksi oleh program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah itu diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat rantai pasok pangan di Jawa Tengah.
"Kita pastikan apa yang diarahkan Pak Gubernur, SPPG Jawa Tengah harus beli telur dari Jawa Tengah, harus beli ayam dari Jawa Tengah supaya masyarakat kita bisa tumbuh bersama," tegasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan pendampingan di Desa Ayamputih telah berlangsung sejak 2025 sebagai bagian dari program percepatan penanggulangan kemiskinan. Pendekatan yang digunakan menggabungkan bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan ketahanan pangan.
Sepanjang 2025, total bantuan yang masuk ke Desa Ayamputih mencapai Rp492,81 juta dari kolaborasi OPD, Baznas, dan CSR. Bantuan tersebut mencakup rehabilitasi RTLH, pembangunan sanitasi, subsidi pangan dan energi, bantuan modal usaha, hingga penyediaan bibit tanaman produktif.
Program itu berlanjut pada 2026 dengan fokus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Bantuan diberikan untuk pengembangan usaha mikro, kelompok usaha bersama, budidaya bebek petelur, pembangunan sembilan jamban keluarga, dan rehabilitasi lima unit RTLH senilai Rp100 juta.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara BUMDes Ayamputih dan PT Jateng Agro Berdikari. Kesepakatan itu menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur yang mulai berkembang di desa tersebut.
Dampak program pendampingan mulai dirasakan langsung oleh warga. Selain kualitas hunian yang meningkat, sejumlah usaha baru kini mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar.
Kepala Desa Ayamputih, Saudi, mengatakan kandang ayam petelur yang dikembangkan desa saat ini telah mempekerjakan enam warga. Selain itu, pengembangan objek wisata Pantai Happy juga membuka peluang kerja bagi sekitar 25 warga, terutama kalangan pemuda.
"Di kandang ayam petelur saja sudah mempekerjakan enam orang. Kami juga mengembangkan objek wisata Pantai Happy yang membuka kesempatan kerja bagi sekitar 25 warga, terutama pemuda desa, melalui usaha kuliner dan pengelolaan parkir," ujarnya.
Menurut Saudi, berbagai program yang masuk telah menjadi pengungkit tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di desa. Kondisi tersebut memberi harapan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada bantuan, tetapi juga pada penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....