Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu dari Kalimantan di Pelabuhan Tanjung Emas

  • 02 Okt 2026 12:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengamankan dua pria berinisial YM (52) dan ASH (47) yang diduga membawa narkotika jenis sabu dari Pontianak menuju Jawa Tengah. Dari tangan keduanya, polisi menyita dua paket sabu dengan berat bruto 10,63 gram yang diduga akan diedarkan di wilayah Jawa Tengah.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombespol Yos Guntur mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari informasi mengenai dugaan pengiriman sabu dari Pontianak menuju Semarang menggunakan kapal laut. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu dengan berat bruto 10,63 gram. Selain itu, turut diamankan dua unit telepon seluler dan satu tas gendong." Terang Dir Narkoba pada Jumat 2 September 2026.

Kedua pria tersebut diamankan saat tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis 1 September 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan penangkapan, petugas menggeledah badan dan barang bawaan keduanya hingga menemukan paket sabu tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, petugas mendalami asal dan tujuan sabu yang dibawa kedua tersangka. Keduanya mengaku memperoleh sabu dari seorang perempuan yang berada di Kalimantan. Identitas perempuan tersebut belum diketahui, namun dalam komunikasi melalui WhatsApp menggunakan nama “Janda Kramat”.

"Menurut keterangan para tersangka, sabu tersebut dibeli dengan harga Rp 6,48 juta untuk sekitar 10 gram dan dibawa ke Jawa Tengah untuk diedarkan. Rencananya, sabu tersebut akan dijual kembali dengan harga sekitar Rp 1 juta per gram melalui seseorang yang disebut berinisial Yosi " tuturnya.

Kedua tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Jateng untuk menjalani pemeriksaan, pengembangan, dan proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami jaringan pemasok, pihak yang disebut berinisial Yosi, serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu tersebut.⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....