Maling Bertopeng Gasak Tiga Kotak Amal Masjid di Klumpit Kudus
- 27 Agt 2026 17:50 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Aksi pencurian tiga kotak amal terjadi di Masjid Mujahidin, Dukuh Ngaringan, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis, 27 Agustus 2026 dini hari. Pelaku yang mengenakan topeng membawa kabur tiga kotak amal yang berada di dalam masjid.
Pencurian tersebut diketahui warga pada Kamis pagi saat salat Subuh. Tiga kotak amal yang dicuri masing-masing merupakan kotak pembangunan masjid, kotak kegiatan, dan kotak Jumat Berkah.
Saksi mata, Ghofar, mengatakan aksi pencurian terekam kamera CCTV masjid. Berdasarkan rekaman, pelaku beraksi sekitar pukul 02.32 WIB dengan menutupi wajahnya menggunakan topeng.
"Di masjid kami pasang CCTV, dan dari hasil rekaman CCTV kejadian itu terjadi pada pukul 02.32 WIB. Pelaku memakai topeng sehingga tidak dikenali wajahnya," ujar Ghofar.
Menurutnya, pelaku diduga telah mengincar tiga kotak amal tersebut. Hal itu terlihat dari peralatan yang telah disiapkan sebelum melancarkan aksinya.
Ghofar memperkirakan total uang yang berada di dalam tiga kotak amal tersebut mencapai Rp4 juta hingga Rp5 juta. Kotak amal terakhir kali dihitung saat Idul Adha, sehingga jumlah uang yang hilang belum dapat dipastikan secara pasti.
"Tiga kotak itu jumlah uang keseluruhannya antara Rp4-5 juta. Kotak amal itu terakhir dihitung saat Idul Adha lalu, dan sampai sekarang belum dihitung lagi," katanya.
Kasus pencurian kotak amal tersebut bukan kali pertama terjadi di Masjid Mujahidin. Sebelumnya, aksi serupa juga pernah terjadi, namun pelaku saat itu diketahui oleh marbot masjid dan kemudian diserahkan kepada RW setempat.
Dalam pencurian terbaru, ketiga kotak amal yang dibawa pelaku akhirnya ditemukan warga di area persawahan. Kotak-kotak tersebut kemudian dikembalikan ke pihak masjid.
"Tiga kotak sudah ditemukan warga di area persawahan dan sudah dikembalikan ke masjid. Untuk kotak besar adalah kotak pembangunan masjid, kotak sedang untuk kegiatan dan kotak kecil untuk Jumat Berkah," ucap Ghofar. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....