Ini Motif AM Tega Hilangkan Nyawa Dafa

  • 01 Mei 2026 16:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Kasus pembunuhan remaja yang menggemparkan warga Dukuh Nganguk, Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, mulai menemukan titik terang. Pelaku berinisial AM kini telah diamankan aparat kepolisian, berikut dengan pengungkapan motif di balik aksi keji tersebut.

Korban, DM, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di area tegalan pada Rabu malam, 29 April 2026. Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar resah, sebelum akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku.

Kapolres Rembang AKBP M Faisal Pratama melalui Kasat Reskrim AKP Alva Zakya Akbar mengungkapkan, motif pembunuhan didasari faktor ekonomi. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena terdesak kebutuhan dan terlilit utang dan sebentar lagi akan menikah.

“Motifnya karena faktor ekonomi. Yang bersangkutan mengaku memiliki banyak utang,” jelasnya.

Alva menuturkan, tidak hanya melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, pelaku juga mengambil sepeda motor yang digunakan korban untuk mengantarnya ke lokasi kejadian. Motor tersebut diketahui milik teman korban yang dipinjam saat itu.

Selanjutnya, ujarnya, kendaraan tersebut digadaikan oleh pelaku dengan nilai sekitar Rp. 4 juta. Untuk menghilangkan jejak, pelaku sempat mengubah tampilan motor dengan mengganti warna menggunakan skotlet.

Namun, upaya tersebut tidak berlangsung lama. Penerima gadai yang mengetahui bahwa motor tersebut merupakan hasil tindak pidana, akhirnya menyerahkan kendaraan itu kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Saat ini, kata dia, AM ditahan di Mapolres Rembang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Menurut dia, penyidik juga masih mendalami kemungkinan penerapan pasal tambahan, termasuk dugaan pembunuhan berencana dalam kasus tersebut. (Mif)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....