Menantu dan Mertua Berupaya Selundupkan Narkoba ke Lapas Semarang
- 26 Apr 2026 12:59 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas Kedungpane, Kota Semarang, dengan mengamankan dua perempuan. Keduanya memiliki hubungan keluarga sebagai ibu mertua dan menantu.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam lapas. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Unit I Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jateng melakukan penyelidikan dan pengamatan di sekitar lokasi.
Pada Kamis 24 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial AP di area parkiran Lapas Kedungpane. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket sabu yang disembunyikan di telapak kaki kiri pelaku, serta tujuh butir ekstasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, AP mengaku mendapatkan barang tersebut dari ANF yang merupakan ibu mertuanya. Ia dijanjikan imbalan sebesar Rp1,5 juta untuk mengantarkan narkotika kepada seorang narapidana di dalam lapas.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan ANF di kediamannya di wilayah Semarang Timur. Dalam pemeriksaan, ANF mengakui perannya sebagai pihak yang memerintahkan pengiriman sekaligus penghubung dengan jaringan di dalam lapas.
Polisi juga mengungkap bahwa narkotika tersebut diduga berasal dari seorang narapidana berinisial AS yang berada di dalam Lapas Kedungpane dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol. Yos Guntur, Sabtu, 26 April 2026 dikonfirmasi menyatakan bahwa modus penyelundupan dilakukan dengan cara menyembunyikan barang di bagian tubuh untuk menghindari pemeriksaan petugas.
"Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Jawa Tengah guna proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....