Dianiaya Teman Sebaya, Siswa SMP di Sragen Tewas

  • 10 Apr 2026 16:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Misteri kematian seorang pelajar SMP di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, mulai terungkap. Polisi memastikan korban berinisial WAP (14) diduga meninggal akibat kekerasan fisik oleh teman sebayanya, DTP (14).

Fakta tersebut disampaikan Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari dalam konferensi pers. Peristiwa terjadi pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 11.10 WIB di lingkungan sekolah.

“Perkara ini adalah dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak korban atas nama WAP meninggal dunia. Saat ini penanganan perkara sudah masuk tahap penyidikan,” ujar Kapolres dalam rilis pers yang diterima RRI, Jumat 10 April 2026.

Berdasarkan penyidikan sementara, insiden bermula dari interaksi spontan antar pelajar saat jam pelajaran. Saat itu korban berada di kelas, sementara pelaku berada di luar kelas tanpa pengawasan guru.

Situasi tersebut memicu guyonan yang berkembang menjadi ejekan dan tantangan. Peristiwa kemudian berujung pada perkelahian antara korban dan pelaku.

“Fakta sementara yang kami peroleh, motif kejadian ini diduga dipicu oleh saling ejekan spontan antara korban dan pelaku. Saat itu berkembang menjadi saling menantang,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan motif tersebut belum final dan masih didalami. Penyidik menelusuri kemungkinan adanya konflik sebelumnya antara keduanya.

“Dari hasil penyidikan sementara, perbuatan kekerasan dilakukan oleh pelaku atas nama DTP sendirian, tanpa peran penyertaan pihak lain, baik yang menyuruh, turut serta, maupun membantu,” jelas Kapolres.

Korban sempat pingsan dan dibawa ke UKS sebelum dirujuk ke Puskesmas Sumberlawang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah kondisinya memburuk.

“Dari hasil autopsi, ditemukan bahwa korban meninggal dunia akibat mati lemas karena kekerasan tumpul pada kepala yang menyebabkan patah tulang pada dasar tulang tengkorak,” ungkap Kapolres.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....