Insiden Tongtek di Pati, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan
- 13 Mar 2026 19:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pati – Insiden keributan saat tradisi tongtek di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menyebabkan seorang pemuda mengalami luka-luka pada Kamis, 12 Maret 2026 dini hari. Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta kronologi lengkap kejadian tersebut.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi memastikan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Ia mengaku pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku.
“Saat ini masih dalam proses pengejaran oleh anggota. Kami juga meningkatkan patroli agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.
Meski demikian, pihak kepolisian menyebut hingga saat ini belum ada pelaku yang diamankan. Sementara itu, di media sosial sempat beredar informasi terkait penangkapan pelaku pengeroyokan dalam peristiwa tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu perkembangan penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.
Sebelumnya, insiden tersebut yang terjadi sekitar tengah malam. Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda dari wilayah Talun Utara berkeliling desa sambil melakukan tradisi tongtek menggunakan kendaraan.
Perangkat Desa Talun, Afandi, mengatakan pemerintah desa tidak dapat memastikan secara langsung kronologi kejadian karena insiden tersebut terjadi di luar pengawasan pihak desa. Menurutnya, rombongan pemuda tersebut sempat bertemu dengan kelompok pemuda lain di sekitar Masjid Raudlotul Muttaqin.
“Pertemuan awal kedua kelompok pemuda terjadi di sekitar Masjid Raudlotul Muttaqin dan sempat memicu saling tantangan. Namun , rombongan pemuda tersebut kemudian melanjutkan perjalanan sebelum akhirnya kembali bertemu kelompok korban beberapa ratus meter dari lokasi awal,” jelasnya saat ditemui di Kantor Desa Talun, Jumat, 13 Maret 2026.
Setelah pertemuan kedua tersebut, terjadi keributan. Hal itu mengakibatkan seorang pemuda berinisial AFD (18) mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Teman-teman korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah korban kembali dalam kondisi terluka dan membutuhkan pertolongan. Salah satu pemuda bernama Alvin kemudian berinisiatif membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....