Tradisi Tongtek di Kayen Pati Ternodai Aksi Tawuran Remaja

  • 13 Mar 2026 13:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pati – Tradisi tongtek menjelang Lebaran di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, ternodai oleh aksi tawuran remaja yang terjadi pada malam hari. Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena tradisi tongtek yang biasanya berlangsung meriah dan damai justru diwarnai kekerasan.

Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait bentrokan antar kelompok pemuda tersebut. Aparat kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas sejumlah pelaku tawuran di wilayah Kayen. Polisi saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi. Insyaallah segera kami tangkap dalam waktu dekat,” kata Jaka Wahyudi, Jumat, 13 Maret 2026.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, kepolisian juga meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan. Pengamanan diperkuat selama rangkaian kegiatan masyarakat menjelang Lebaran di wilayah Kabupaten Pati.

Operasi pengamanan tersebut melibatkan ratusan personel TNI, Polri, serta instansi terkait melalui Operasi Ketupat yang digelar selama 13 hari.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengingatkan masyarakat agar menjaga tradisi tongtek dengan damai. Ia menegaskan tradisi tersebut merupakan bagian dari budaya masyarakat yang seharusnya dilaksanakan dengan tertib.

“Tongtek adalah tradisi umat Muslim. Harus dilaksanakan dengan khidmat tanpa tawuran atau hal buruk,” kata Risma.

Pemerintah daerah bersama kepolisian juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban lingkungan selama rangkaian kegiatan menjelang Idulfitri. Aparat berharap penanganan kasus tawuran tersebut dapat memberi efek jera sekaligus menjaga suasana Lebaran tetap aman bagi masyarakat. (APB)

Rekomendasi Berita