BNN Kabupaten Batang Menuju Predikat Wilayah Bebas Korupsi

  • 16 Mei 2025 09:08 WIB
  •  Semarang

KBRN, Batang: Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Batang mengikuti Wawancara Desk Evaluasi Zona Integritas oleh Tim Penilai Internal BNN, bersama Tim Pembangunan Zona Integritas, Kamis(15/5/2025). Wawancara berisi seputar inovasi, kinerja, pelayanan dan pengawasan yang selama ini telah intens dilakukan oleh BNNK Batang untuk menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Kegiatan dibuka oleh Tim Penilai Nasional(TPN), Rita Lestari secara daring yang dilanjutkan dengan paparan dari Kepala BNNK Batang, Suryanto Padmadi Raharjo. Tim penilai memberikan rekomendasi kepada BNNK Batang melengkapi kembali data dukung sesuai catatan yang dihasilkan dari Desk Evaluasi TPI hari ini.

Suryanto mengatakan, untuk proses selanjutnya akan dilaksanakan panel dari seluruh Inspektur Utama BNN. Hal itu untuk menentukan satuan kerja mana yang layak diajukan ke TPN.

"Tahun 2025 merupakan tahun ke-4 pembangunan Zona Integritas menuju WBK yang dilaksanakan oleh BNNK Batang. Kami memulai pembangunan Zona Integritas ditandai dengan pencanangan ZI secara internal pada awal tahun 2023," ujarnya.

Pembangunan ZI ini mendapatkan sejumlah dukungan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) dan instansi pemerintahan setempat. Suryanto berharap, tahun ini BNNK Batang dapat diusulkan ke TPN Kemenpan RB untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Sementara, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Agus Rohmat mengatakan, pihaknya beserta jajaran BNNK/Kota se-Jateng, tengah memfokuskan pembangunan ZI sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi. "Tujuannya untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari korupsi, serta pelayanan yang berkualitas," ucapnya.

Dari 9 satuan kerja BNNK/Kota yang ada, sudah 2 yang berhasil meraih predikat WBK, yaitu Magelang dan Purbalingga. "Hal ini harus menjadi motivator bagi BNNK/Kota yang lainnya, untuk memberikan pelayanan publik yang prima dan akuntabel serta meraih predikat WBK," katanya. (Heri Kis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....