Mengenal Anggrek Hitam, Bunga Eksotik Nusantara
- 17 Jul 2024 09:21 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Pesona anggrek dengan warna cantiknya menjadikan bunga ini mendapat tempat tersendiri di hati pecintanya. Dari beragam jenisnya, ada salah satu yang tampilannya sangat menarik.
Ia adalah anggrek hitam, yang dalam bahasa latin disebut Coelogyne Pandurat. Dikutip dari Pertanianku, Coelogyne Pandurat atau anggrek hitam, merupakan spesies yang hanya bisa ditemukan di Papua dan Kalimantan.
Tetapi anggrek hitam Papua dan Kalimantan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Anggrek Kalimantan memiliki bentuk yang lebih kecil dan kelopaknya tirus berwarna hijau muda.
Sedangkan anggrek hitam Papua bentuknya lebih lebar dan kelopaknya berwarna hitam kecoklatan bahkan keungu-unguan. Bagian lidah anggrek Kalimantan berwarna hitam serta terdapat bintik hitam pada sisi tengah bunga yang menambah eksotik tanaman ini.
Sedangkan anggrek hitam Papua lidahnya berwarna keunguan. Dinamakan anggrek hitam karena memiliki lidah berwarna hitam dengan garis-garis yang warnanya hijau muda dan berbulu.
Meskipun anggrek hitam Papua lebih langka, namun lebih banyak diminati orang karena keindahannya. Secara harfiah, bunga anggrek ini tidak sering berbuah tapi aromanya segar seperti bunga anggrek pada umumnya.
Bahkan aroma harumnya lebih semerbak daripada anggrek lainnya. Anggrek ini biasanya mekar pada bulan Maret sampai Juni.
Bunga anggrek tumbuh menumpang di tanaman lain atau disebut juga epifit. Anggrek hitam termasuk bunga langka yang sulit dicari, sehingga harga jual bunga ini sangat mahal, bahkan bisa mencapai 100 juta rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....