Mengenal Makna Perang Kembang dalam Wayang Kulit

  • 14 Jul 2024 08:14 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Perang kembang dalam pewayangan merupakan simbol pergulatan dan perjuangan manusia dalam melawan nafsu jahat dalam diri manusia. Perang ini menghadirkan gambaran perselisihan dan perkelahian antara seorang satria yang telah menguasai beberapa skill dan ilmu pengetahuan dengan para raksasa.

Proses seseorang menghadapi krisis dalam berelasi dengan orang lain telah digambarkan sejak dini dalam seni tradisi ini. Dengan demikian saat seseorang memasuki pola relasi yang multikultural dan multi etnis, diharapkan mampu merespon dengan cepat dan cerdas.

Perang kembang secara tegas menyatakan terjadinya arena laga seseorang yang sedang berkembang perkembangan fisik dan ilmu pengetahuan. Melawan beberapa raksasa liar dari dunia luar yang memiliki tradisi budaya yang sama sekali berbeda dengan satria.

Kehadiran raksasa Cakil dan kelompokknya yang bermaksud menggoda kesatria dalam laku perjalanannya. Dapat diinterpretasikan sebagai pertempuran batin sebagai kebaikan melawan keburukan yang ada dalam diri manusia.

Seperti memahami dunia simbol, maka perang kembang-pun dilambangkan dengan babak kedewasaan bagi seorang manusia dalam melangkah pada kehidupan dengan beragam godaan dan ujan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....