Semar Mbangun Khayangan, Kritik Membangun Bagi Penguasa
- 05 Jul 2024 12:59 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Kisah Semar Mbangun Khayangan yang menjadi Lakon Pagelaran Wayang Kulit memiliki makna filosofi yang luar biasa. Semar adalah sosok rakyat jelata yang hanya seorang abdi sebuah bentuk penggabaran masyarakat yang miskin dan selalu dianggap remeh.
Namun sebenarnya Semar adalah gambaran sifat-sifat yang mewakili kepribadian luhur, tenang serta bisa menahan dan mengatur hawa nafsu diri. Perbuatannya selalu pasrah pada Sang Pencipta, dengan cara mematikan hawa nafsu negatif.
Dengan demikian, dalam perspektif spiritual Semar mewakili watak yang sederhana, rendah hati, tulus, tidak munafik, tak pernah menunjukkan perasaan yang berlebihan. Pembawaannya tenang, memiliki ketajaman batin, jenius, kaya pengalaman hidup dan ilmu pengetahuan, menjadi simbolisasi penting dalam budaya jawa.
Dalam sebuah lakon wayang Semar Mbangun Kahyangan, Semar bermaksud untuk membangun jiwa dari para pemimpinnya. Karena keberadaan Semar saat itu hanya sebagai abdi, maksud baik semar justru dipertanyakan.
Bahkan Sri Kresna sendiri berkoalisi dengan para dewa untuk menggagalkan rencana Semar. Para Pandawa-pun mengikuti keinginan Sri Kresna.
Dari kelima Pandawa, hanya Sadewa yang menentang Sri Kresna dan saudara-saudaranya. Sadewa lebih memilih bersama Semar, demi tegaknya kebenaran.
Semar tetap melanjutkan tekadnya, meskipun tidak direstui oleh para penguasa dan pemimpinnya. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya dan tekad yang bulat akhirnya semar berhasil dalam menjalankan tapanya.
Menurut paparan Ki Jati Nugroho, seorang dlang millenial dari Kota Semarang, Kisah Semar Mbangun Kahyangan, adalah sebuah bentuk edukasi moral. Sebenarnya merupakan sindiran bagi para penguasa, agar para pemimpin tidak dinina bobokan oleh kekuasaan sehingga menjadi lalai bahwa kekuasaan adalah amanah yang berat dari rakyat.
Begitulah pujangga pada jaman dulu, tdak berani mengkritisi para penguasa secara terang-terangan. Namun secara terselubung membuat suatu lakon cerita yang sebenarnya sangat tepat jika disebut sebagai nasehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....