Komunitas Speak Up Semarang Jadi Ruang Aman Warga Belajar Public Speaking
- 31 Agt 2026 10:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kesulitan berbicara di depan umum tidak lagi harus dihadapi sendirian. Komunitas Speak Up Semarang hadir sebagai ruang belajar sekaligus tempat berlatih public speaking yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia di Kota Semarang.
Meski baru berdiri sekitar empat bulan, komunitas yang resmi dibentuk pada 14 Mei 2026 tersebut telah menghimpun sekitar 90 hingga 100 anggota. Speak Up Semarang menjadi jaringan ketiga setelah komunitas serupa lebih dahulu hadir di Yogyakarta dan Solo.
Tim Speak Up Semarang, Ika Rusetiani, mengatakan komunitas tersebut dibentuk untuk menyediakan ruang yang nyaman bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. “Speak Up Semarang itu komunitas public speaking yang menjadi ruang aman untuk teman-teman di Semarang buat belajar dan berlatih public speaking,” kata Ika dalam wawancara bersama Pro 2 RRI Semarang.
| Baca juga: Cara Bangun Kebiasaan Membaca sejak Dini |
Menurut Ika, keanggotaan Speak Up Semarang tidak dibatasi usia. Anggotanya berasal dari berbagai generasi, mulai dari Gen Z, milenial, Gen X hingga kelompok usia yang lebih senior.
Keragaman tersebut justru menjadi salah satu kekuatan komunitas. Setiap anggota dapat belajar dan bertukar pengalaman dengan orang dari latar belakang serta generasi yang berbeda.
Ika menjelaskan, anggota komunitas antara lain dijaring melalui media sosial seperti Instagram dan Threads. Masyarakat yang tertarik kemudian dapat mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan komunitas.
Kegiatan Speak Up Semarang tidak hanya berfokus pada teori public speaking. Para peserta lebih banyak diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan kemampuan berbicara, berdiskusi, sekaligus mendapatkan masukan dari anggota lainnya.
“Tidak saling menggurui, tapi juga tidak tertinggal. Kita jalan bareng-bareng,” ujarnya.
Menurut Ika, konsep tersebut sengaja dibangun agar peserta tidak merasa takut salah atau minder ketika harus berbicara. Proses belajar dilakukan bersama dengan suasana yang mendukung sehingga anggota dapat secara bertahap membangun kepercayaan diri.
Semarang dipilih sebagai salah satu lokasi pengembangan komunitas karena memiliki masyarakat yang heterogen serta sumber daya manusia dengan potensi yang besar. Kondisi tersebut dinilai menjadi ruang yang tepat untuk mengembangkan komunitas public speaking lintas generasi.
Ke depan, Speak Up Semarang berencana memperluas program berdasarkan kelompok usia dan kebutuhan peserta. Di antaranya Speak Up for Teens bagi remaja, Speak Up for Kids untuk anak-anak, serta Speak Up for Couple yang ditujukan bagi pasangan.
Ika berharap Speak Up Semarang dapat terus berkembang menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk meningkatkan keberanian berbicara, kemampuan berkomunikasi, sekaligus memperluas relasi sosial. Melalui semangat “Berani Bicara, Siap Bersinar”, komunitas tersebut mengajak masyarakat Semarang untuk tidak takut menyampaikan gagasan dan terus mengasah kemampuan komunikasi bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....