Monopoli, Permainan Populer yang Lahir dari Kritik Kapitalisme

  • 27 Agt 2026 10:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Permainan Monopoli dikenal sebagai permainan papan yang mengajak pemain membeli properti, membangun aset, dan mengumpulkan kekayaan. Namun, sejarahnya bermula dari gagasan yang justru mengkritik ketimpangan akibat monopoli dan kepemilikan tanah.

Tokoh penting dalam sejarah tersebut adalah Elizabeth Lizzie Magie, seorang penemu, penulis, dan aktivis sosial Amerika. Magie menciptakan permainan bernama The Landlord’s Game, yang kemudian menjadi dasar penting bagi permainan Monopoli modern.

Magie terinspirasi pemikiran ekonom Henry George mengenai persoalan kepemilikan tanah dan ketimpangan ekonomi dalam masyarakat Amerika. Melalui permainan tersebut, ia ingin menunjukkan dampak monopoli tanah terhadap masyarakat dan distribusi kekayaan.

The Landlord’s Game dipatenkan Magie pada 1904 setelah pengajuan paten dilakukan pada 1903. Permainan itu memiliki papan berbentuk persegi dengan petak properti, pembayaran sewa, serta konsekuensi ekonomi.

Menariknya, Magie mengembangkan dua sistem aturan untuk permainan tersebut, yaitu aturan monopolis dan antimonopolis. Menurut Smithsonian, pendekatan tersebut dirancang untuk menunjukkan dampak monopoli sekaligus memperkenalkan gagasan sistem ekonomi lebih adil.

Seiring waktu, permainan tersebut menyebar melalui berbagai komunitas dan mengalami perubahan aturan maupun tampilan. Salah satu versi yang berkembang di Atlantic City kemudian menjadi bagian penting sejarah Monopoli yang dikenal luas.

Pada 1935, Charles Darrow memperoleh paten Monopoli dan kemudian menjualnya kepada perusahaan Parker Brothers. Smithsonian mencatat permainan tersebut memiliki kemiripan kuat dengan The Landlord’s Game yang dipatenkan Magie sebelumnya.

Magie kemudian menjual hak patennya kepada Parker Brothers dengan bayaran 500 dolar Amerika tanpa menerima royalti. Ironisnya, permainan yang dirancang sebagai kritik konsentrasi kekayaan kemudian populer sebagai kompetisi mengumpulkan properti dan mengalahkan lawan.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa sejarah Monopoli tidak sesederhana permainan untuk mengumpulkan kekayaan dan membuat lawan bangkrut. Di balik papan permainan populer itu terdapat gagasan Lizzie Magie mengenai monopoli, kepemilikan tanah, dan ketimpangan ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....