Pameran Lukisan “Ruang Khayal Anak #1”, Menggali Bakat Anak di Bidang Seni Rupa
- 25 Agt 2026 10:46 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Komunitas Seni Rupa “ Kelompok Yang Itu”Magelang,
- Ruang Khayal Anak #1
- Loka Budaya Kota Magelang
RRI.CO.ID, Kota Magelang - Sebanyak 30 anak-anak usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Magelang mengikuti pameran lukisan bertajuk “Ruang Khayal Anak #1”. Pameran yang digelar Komunitas Seni Rupa “Kelompok Yang Itu” Magelang di Loka Budaya Kota Magelang tersebut merupakan pameran lukisan anak-anak yang pertama kalinya untuk menggali bakat anak anak.
“Pameran lukisan anak-anak ini untuk mewadahi kreasi anak-anak dengan bebas. Ini merupakan gaga’san dari Komunitas Seni Rupa’Kelompok Yang Itu”tidak hanya menggelar lomba melukis, tetapi memamerkan karya dari anak-anak,”kata salah satu anggota Komunitas "Kelompok Yang Itu” Magelang, Untung Nugroho, Selasa, 25 Agustus 2026.
Untung mengatakan, Komunitas Seni Rupa “ Kelompok Yang Itu Magelang yang beranggotakan empat seniman lukis Magelang,yakni Kaji Habeb, Wahudi. Tomi MRDK dan Untung Nugroho mempunyai gagasan pameran anak-anak untuk mewadahi perupa pemula untuk bisa tampil berpameran. Selain itu, sebagai tempat bekreasi anak-anak menuangkan ide dan imajinasinya di ain kanvas an kertas.
Ia menambahkan, pameran tersebut untuk mencari bibit-bibt seniman muda dan murni seni lukis dan bukan dari hasil lomba melukis. Sebab, banyak bibit-bibit muda seniman lukis berasal dari hasila lomba melukis.
Koordinator Komunitas Seni Rupa “ Kelompok Yang Itu”Magelang, Kaji Habieb menambahkan, pameran lukisan dari 30 perupa anak -anak tersebut bertujuan untuk menggali potensi senim khususnya seni rupa dari anak- anak yang belum tergali. Menurutnya, potensi seni rupa di kalangan anak-anak di Magelang cukup besar, tetapi belum diapresiasi dan dipamerkan secara umum.
“Banyak potensi seni rupa anak-anak di Magelang ini yang belum tergali secara luas. Padahal potensinya sangat besar dan bagus-bagus secara murni dan original,”kata Kaji Habeb.
Kaji Habeb mengatakan, pameran tersebut juga sebagai upaya untuk memotivasi anak-anak agar terus menyalurkan bakatnya di bidang seni rupa. Selain itu, pameran tersebut agar masyarakat tahu, bahwa seni rupa tersebut tidak hanya sekedar lomba melukis.
“Pameran ini untuk memotivasi anak-anak agar lebih meningkatkan karya seninya dan dipamerkan ke masyaraklat luas. Selain itu, agar masyarakat luas mengetahui, seni lukis tersebut tidak seperti di lomba, melainkan gayanya, modelnya, genre-nya banyak sekali,” ujarnya.
Pada pameran tersebut, karya lukis anak-anak dituangkan di atas kanvas, dan juga kertas berukuran A3. Peserta menggunakan cat akrilik menjadi sebagai media memberi warna pada gagasan mereka.
Di pameran tersebut , panitia juga menyediakan “Laboratorium Ruang Khayal”. Ruang tersebut menjadi media terbuka bagi anak-anak untuk menggambar, mencoret, dan menciptakan karya sesuai dengan imajinasinya masing-masing. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....