Jadi Spot Wisata Literasi, Bazar Buku Big Bad Wolf di Semarang Diserbu Pengunjung

  • 09 Jul 2026 15:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Libur sekolah dimanfaatkan banyak keluarga di Semarang untuk berburu buku di Bazar Buku Internasional Big Bad Wolf (BBW) 2026. Sejak hari pertama pembukaan di Queen City Mall, Rabu 9 Juli 2026, ribuan pengunjung memadati lokasi.

Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang yang sudah mengular sebelum pintu acara dibuka. Sejumlah pengunjung bahkan datang sejak pagi untuk mendapatkan koleksi buku incaran dengan harga terjangkau.

Country Director Big Bad Wolf Indonesia, Marthius Wandi Budianto mengaku terkejut dengan tingginya minat masyarakat. Menurutnya, antrean yang sudah terbentuk sejak pukul 08.00 WIB menyerupai antrean pengunjung konser musik.

Ia menilai tingginya kunjungan tidak lepas dari kerinduan warga terhadap kehadiran BBW yang terakhir digelar di Semarang pada 2023. Momentum libur sekolah juga membuat banyak keluarga memilih bazar buku sebagai destinasi wisata edukatif bersama anak-anak.

Sebanyak 60 hingga 70 persen koleksi yang dibawa tahun ini merupakan buku anak-anak. Pilihan tersebut sengaja diperbanyak untuk membantu meningkatkan minat baca sekaligus menghadirkan alternatif aktivitas yang lebih edukatif dibandingkan penggunaan gawai.

"Jadi, 60-70% buku yang kita bawa itu sebenarnya buku anak-anak. kalau di luar negeri, di Eropa dan US banyak banget perkembangan buku anak-anak, menambah minat baca untuk usia anak-anak," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurutnya, perkembangan buku anak di berbagai negara telah melahirkan banyak metode belajar yang menyenangkan. Beragam pilihan seperti sound book, activity book, hingga pop-up book diharapkan dapat mendorong anak lebih dekat dengan dunia literasi sejak usia dini.

Selain buku anak, pengunjung dapat menemukan beragam buku fiksi, nonfiksi, bisnis, pengembangan diri, hingga buku pelajaran sekolah. Koleksi tersebut berasal dari penerbit internasional dan lebih dari 20 penerbit lokal yang bekerja sama dalam penyelenggaraan BBW tahun ini.

"Kita bekerja sama lebih dari 20 sampai 30 penerbit lokal, itu semua digabung dalam grupnya Agromedia. Banyak banget sih bukunya, dari fiksi, nonfiksi, termasuk buku-buku pelajaran sekolah juga ada," tuturnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, penyelenggara membawa lebih dari satu juta buku ke Semarang. Stok yang habis akan terus diisi ulang sehingga pengunjung tetap memiliki banyak pilihan selama pameran berlangsung hingga 19 Juli mendatang.

"Targetnya saya sih pengennya kalau bisa seluruh warga Semarang, 50 persen dari seluruh warga Semarang datang gitu ke sini. Apalagi lagi musim libur sekolah gitu kan, nikmatin lah wisata literasi ini sekalian gitu," tuturnya.

Sementara itu, GM Mall & Property Queen City Mall, Tri Budi Suharyono, mengatakan pihaknya menyiapkan lokasi yang lebih nyaman dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya pada 2023. Area pameran dipilih untuk memberikan keleluasaan bagi pengunjung saat menjelajahi jutaan koleksi buku yang tersedia.

Ia juga mengakui jumlah pengunjung pada hari pertama lebih tinggi dibandingkan perkiraannya. Menurutnya, kombinasi libur sekolah dan daya tarik BBW menjadi faktor yang mendorong tingginya kunjungan masyarakat.

"Saya melihat tadi sejak pagi. Saya kaget, ternyata lebih tinggi lagi saat ini," ujarnya.

Selain menjadi magnet wisata literasi, kehadiran BBW diharapkan turut meningkatkan kunjungan ke berbagai tenant di Queen City Mall. Pengunjung yang datang berburu buku berpotensi melanjutkan aktivitas berbelanja dan menikmati fasilitas lain yang tersedia di pusat perbelanjaan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....