Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Batang

  • 25 Mei 2026 15:58 WIB
  •  Semarang

‎‎RRI.CO.ID, Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.

Salah satu warga, Siti Munasipah, yang berprofesi sebagai pemulung mengaku senang karena keberadaan perpustakaan tersebut memudahkan akses dalam menuruti kegemarannya membaca. "Wah senang juga ada perpustakaan desa, karena hobi baca, dan karena sesuai dengan kondisi saya, milih buku Bahagia di Masa Sulit," ucapnya.

Ketua Pengelola Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, Lulu Fauziah bersyukur Perpusdes yang dikelolanya lolos enam besar berkat kerja keras seluruh tim dan warga Desa Bandar. Hal tersebut pun didukung oleh fasilitas yang disiapkan untuk memudahkan akses pengunjung manfaatkan keberadaan Perpustakaan Griya Prapanca.

"Ada fasilitas wifi gratis, buku yang beragam mulai dari pengetahuan umum hingga keterampilan maupun UMKM. Kami juga memberikan layanan pendampingan dalam pelatihan memasak maupun servis ponsel yang diminati warga," ujarnya saat ditemui di Perpustakaan Griya Prapanca, Senin, 25 Mei 2026.

Terkait layanan, Perpustakaan Griya Prapanca buka di hari Sabtu hingga Kamis pukul 13.00 - 17.00 WIB. "Tetapi untuk waktu insindentil pagi saat kunjungan pelajar maupun pelatihan, kami tetap buka," ujarrnya.

Diakuinya saat ini masih perlu regenerasi kepengurusan, agar pelayanan yang diberikan makin optimal. "Semoga setelah pantauan dan penilaian lansung, kami bisa meraih juara yang terbaik, pokoknya keputusan diserahkan kepada juri," ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Dinas Arpus Jateng Novi Andriani menerangkan, sebelum visitasi, Kabupaten Batang telah melewati beberapa kriteria penilaian. Di antaranya dimensi layanan, sarana prasarana, SDM, serta inovasi dan koleksi.

"Kabupaten Batang sudah termasuk penilaian daerah yang kelima. Terakhir besok di Jepara," ujarnya.

Selain Kabupaten Batang, lima daerah lain yang saat ini dalam penilaian. Kelimanya yakni Kabupaten Purbalingga, Jepara Kota Surakarta, Magelang dan Tegal..

Keberadaan Perpusdes tersebut membantu warga untuk membaca buku agar lebih mudah dan cepat tanpa harus keluar desa. "Layanannya sudah bagus ada wifi gratisnya, tapi jadwalnya harus dipastikan, biar ketika warga mau baca sudah buka, sekarang jadwalnya jelas buka Sabtu sampai Kamis jam 1 siang sampai 5 sore," ucapnya.

Sementara, Kepala Disperpuska Batang, Budiono menambahkan, layanan Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar telah mengolaborasi beberapa layanan dalam satu tempat. Tidak hanya layanan baca, namun internet gratis hasil kerja sama dengan salah satu provider.

"Dari sisi kemanfaatan juga langsung dirasakan karena berkat pembinaan maupun diskusi di perpustakaan desa, warga bisa mengembangkan potensi alam jadi bisnis yang menguntungkan. Ada potensi olahan makanan ringan dari potensi pisang yang didapat dari literasi maupun pembinaan perpustakaan hingga layanan baca jemput bola maupun dikoneksikan dengan layanan Posyandu," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....