Tren Plant Parent Bikin Anak Muda Lebih Menghargai Petani

  • 13 Mei 2026 14:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tren plant parent di kalangan generasi muda ternyata membawa dampak positif terhadap cara pandang masyarakat terhadap profesi petani. Aktivitas merawat tanaman di rumah dinilai mampu menumbuhkan empati dan kesadaran anak muda terhadap proses panjang produksi pangan.

Petani muda sekaligus pemilik usaha hidroponik @sayuria, Husnil Maksum, mengatakan banyak anak muda baru memahami sulitnya proses bertani setelah mencoba menanam sendiri di rumah. Menurutnya, menanam sayuran sederhana seperti kangkung, sawi, atau pakcoy membuat masyarakat mengetahui tahapan perawatan tanaman hingga tantangan serangan hama.

“Kita jadi tahu proses menanam dan perawatannya. Jadi lebih menghargai hasil pertanian yang selama ini mudah dibeli di pasar,” katanya dalam program Jaga Malam RRI Pro 2 Semarang, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia mencontohkan, kangkung yang dijual murah di pasar ternyata membutuhkan waktu tanam hingga hampir satu bulan sebelum dipanen. Selama masa tersebut, petani juga harus menghadapi berbagai risiko, mulai dari cuaca hingga Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Husnil menilai pengalaman tersebut dapat membangun kepedulian generasi muda terhadap kesejahteraan petani dan pentingnya ketahanan pangan lokal. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bahan alami sebagai perawatan tanaman rumahan.

Rendaman bawang putih disebut efektif mengatasi kutu daun. Sementara, bawang merah fermentasi dapat membantu menyuburkan daun tanaman.

Ia berharap tren plant parent tidak berhenti sebagai gaya hidup semata. Akan tetapi, juga menjadi pintu masuk generasi muda untuk lebih dekat dengan dunia pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....