Meriahkan Hari Jadi Kota Magelang, Ratusan Mobil Ikuti Reli Mobil Kuna PPMKI Jateng

  • 03 Mei 2026 13:45 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Hari Jadi ke-1120 Kota Magelang
  • reli mobil  kuna –PPMKI Jateng Tour
  • Perhimunan Penggemar Mobil Kuna Indonesia (PPMKI)
  • Pemkot Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Ratusan mobil kuna dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Magelang reli mobil kuna – Perhimunan Penggemar Mobil Kuna Indonesia (PPMKI) Jateng Tour 2026. Reli mobil kuna dalam rangkaian Hari Jadi ke-1120 Kota Magelang tersebut merupakan reli yang digelar Pemkot Magelang ke- 28 kalinya.

“Target peserta reli mobil kuna PPMKI Jateng Tour 2026 sebenarnya 160 peserta. Namun, yang mendatftarkan diri sebanyak 215 mobil dan gagal start sebanyak dua mobil dan jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 213 peserta,” kata Wakil Race Directror Reli mobil kuna –PPMKI Jateng Tour 2026, Susilo Anggoro di sela-sela start reli mobil kuna di Alun-aluin Timur Kota Magelang, Sabtu ( 2/5/2026).

Susilo mengatakan, ke-213 peserta reli mobil kuna tersebut, tidak hanya berasal dari Kota Magelang saja. Melainkan juga, berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Cirebon, Bali, Yogyakarta, bahkan ada yang berasal dari Makasar Sulawesi Selatan.

Menurutnya, reli mobil kuna tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Minggu ( 2-3/5) dan terbagi dalam dua etape. Etape pertama start dari Alun-alun Kota Magelang menuju Benteng Willem I, Ambarawa, Kabupaten Semarang dan kembali lagi ke Kota Magelang, sedangkan etape kedua start dari kawasan Sidotopo, Kelurahan Kedungsari dan finish di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Magelang.

Ia menambahkan, dalam reli tersebut pihaknya membagi tiga kategori mobil, yakni mobil kuna produksi sebelum tahun 1979, mobil retro tahun 1980-1985 dan mobil baru yang diproduksi mulai tahun 1986 ke atas. Para peserta ada yang mengikuti benar-benar reli dengan berbagai aturan yang berlaku, ada pula yang sekedar mengikuti touring.

“Pada reli tahun ini,mobil paling tua yakni Fiat Topolino buatan tahun 1937 dari Cirebon,” ujarnya.

Adapun penilaian dalam reli mobil kuna tersebut, tidak berdasarkan speed rally (kecepatan) melainkan time rally( ketepatan waktu). Selain itu, penilaian pemenang juga berdasarkan disiplin berlalu lintas saat mengikuti reli.

Salah satu peserta reli, Ferganata Indra dari Salatiga mengaku, dirinya baru pertama kali mengikuti reli mobil kuna, setelah tertarik adanya reli mobil kuna yang rutin digelar Pemkot Magelang. Secara kebetulan dirinya merupakan salah satu penggemar mobil klasik dan memiliki mobil Mercedes Benz tipe W11 5 buatan tahun 1971 atau mercy mini.

“Ini merupakan pertama kali keikutsertaan saya pada reli mobil kuna yang digelar Pemkot Magelang. Selain menjadi pengalamanan pertama dalam reli, ini juga sebagai hibruan bagi keluarga, karena istri saya ajak sebagai navigator dan anak penumpang,”kata Indra.

Menurutnya, perawatan mobil tua sangat mudah . yakni rutin ganti oli dan rutin mengecek sistem pendinginan mesin yakni air radiator. Selain itu, berbagai macam suku cadangnya juga masih mudah dicari melalui komunitas maupun media sosial. (wied)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....