Lari Siang Hari Aman atau Berisiko
- 27 Apr 2026 10:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Lari di siang hari sering dipertanyakan karena kondisi cuaca yang panas. Aktivitas ini sebenarnya tetap aman jika dilakukan dengan persiapan tepat.
Tubuh manusia mampu beradaptasi dengan suhu panas melalui proses berkeringat. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, risiko dehidrasi bisa meningkat.
| Baca juga: Hari tanpa Melakukan Apa-apa |
Lari di bawah terik matahari dapat meningkatkan suhu tubuh lebih cepat. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kelelahan atau heat exhaustion.
Agar tetap aman, pilih waktu sebelum atau sesudah puncak panas, seperti pukul 11 atau setelah 16.00. Intensitas lari juga sebaiknya diturunkan dibanding latihan biasa.
Gunakan pakaian ringan, berwarna terang, dan mudah menyerap keringat saat berlari. Hal ini membantu tubuh menjaga suhu tetap stabil.
Pastikan tubuh terhidrasi sebelum, selama, dan setelah berlari. Minum air cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Jika merasa pusing, lemas, atau mual, segera hentikan aktivitas dan beristirahat. Tanda tersebut menunjukkan tubuh mulai kelelahan akibat panas.
Dengan strategi yang tepat, lari di siang hari tetap bisa dilakukan dengan aman. Kunci utamanya adalah memahami kondisi tubuh dan lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....