Rahasia Mawar Rimbun, Nutrisi dan Pemangkasan Tepat

  • 30 Mar 2026 15:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Mawar merupakan tanaman yang haus cahaya, pastikan mendapatkan sinar matahari langsung setidaknya 6 hingga 8 jam setiap hari. Selain itu, jangan ragu untuk melakukan deadheading, yaitu memotong bunga yang telah layu tepat di atas ruas daun pertama.

Proses ini akan merangsang tanaman untuk berhenti membuang energi pada pembentukan biji dan mengalihkan nutrisinya untuk memproduksi tunas bunga baru yang lebih segar. Selain itu manajemen pemupukan dan penyiraman yang konsisten.

Gunakan pupuk yang kaya akan kandungan Fosfor (P) untuk merangsang pembungaan, yang bisa diaplikasikan setiap dua minggu sekali selama masa pertumbuhan. Dalam hal penyiraman, pastikan media tanam tetap lembap namun tidak tergenang air (becek), karena akar mawar sangat sensitif terhadap pembusukan.

Menyiram di pagi hari sangat disarankan agar air yang menempel pada daun sempat menguap, sehingga mencegah timbulnya jamur atau penyakit bercak hitam. Terakhir, perhatikan kesehatan media tanam dan sirkulasi udara di sekitar tanaman.

Pastikan tanah memiliki drainase yang baik dengan campuran kompos atau sekam bakar agar akar dapat bernapas dengan leluasa. Sirkulasi udara yang baik antar batang juga sangat penting untuk mencegah kelembapan berlebih yang mengundang hama.

Dengan kombinasi nutrisi yang pas, pemangkasan yang disiplin, dan lingkungan yang mendukung mawar akan akan cepat berbunga. Selain itu bunganya juga memiliki kelopak yang lebih besar dan warna yang lebih pekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....