Tips Jitu Menyiram Anggrek
- 29 Mar 2026 07:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Menanam anggrek seringkali dianggap gampang-gampang susah, terutama dalam urusan penyiraman. Banyak pemula yang terlalu bersemangat memberikan air hingga tanpa sadar membuat akarnya membusuk.
Kunci utama dalam merawat tanaman hias ini bukanlah pada kuantitas air yang diberikan, melainkan pada drainase yang baik. Selain itu sebagian besar anggrek bersifat epifit, yang berarti mereka tidak suka tergenang air dalam waktu lama.
Langkah pertama yang paling krusial adalah memeriksa kondisi media tanam sebelum menyiram, dan jangan menyiram hanya berdasarkan jadwal kalender. Cobalah masukkan jari atau tusuk sate ke dalam media tanam sedalam 2-3 cm, jika terasa masih lembab tunda penyiraman selama satu atau dua hari lagi.
Akar anggrek membutuhkan sirkulasi oksigen yang cukup. Media yang selalu basah akan menutup ruang udara, memicu timbulnya bakteri dan jamur penyebab pembusukan.
Waktu terbaik untuk menyiram anggrek adalah pada pagi hari. Hal ini memberikan kesempatan bagi sisa air yang terjebak di sela-sela daun atau ketiak batang untuk menguap sebelum suhu udara turun di malam hari.
Jika air mengendap di bagian "mahkota" tanaman (crown) semalaman, risiko crown rot atau busuk pucuk akan meningkat drastis. Pastikan Anda menyiram langsung ke arah media tanam dan sebisa mungkin menghindari bagian daun atau bunga.
Teknik penyiraman yang disarankan adalah dengan mengalirkan air bersih atau merendam pot dalam wadah selama beberapa menit, lalu membiarkannya tuntas sepenuhnya. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup besar sehingga tidak ada air yang mengendap di dasar pot.
Terakhir perhatikan kelembapan udara di sekitar, jika cuaca sedang sangat terik dan kering, bisa dilakukan pengabutan (misting) ringan pada daun. Dengan konsistensi dalam memantau kelembapan media dan memastikan sirkulasi udara yang lancar, anggrek akan tumbuh subur dengan akar yang kuat, hijau, dan kokoh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....